Serangan militer AS ke Suriah telah dapat perintah Presiden Trump
Sabtu, 14 April 2018 9:59 WIB
Kapal perang Amerika Serikat (pixabay.com)
Washington, (Antaranews Sumbar) - Pelaksanaan serangan militer Amerika Serikat (AS) dengan menargetkan kemampuan senjata kimia Presiden Suriah Bashar al-Assad telah mendapat perintah dari Presiden AS Donald Trump, Jumat.
Trump mengatakan operasi gabungan dengan Prancis dan Inggris sedang bergerak menuju sasaran dan bahwa mereka siap melanjutkan tindakan itu sampai Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia.
"Saya baru saja memerintahkan Angkatan Bersenjata AS untuk melakukan serangan secara tepat terhadap target-target yang berhubungan dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih.
"Ini bukan aksi manusia. Ini adalah aksi kejahatan yang dilakukan oleh monster," kata Trump. Ia mengacu pernyataannya pada Assad dan peranan presiden Suriah itu dalam serangan senjata kimia.
Ketika Trump berbicara, sejumlah ledakan terdengar di Damaskus.
"Tujuan aksi kita malam ini adalah untuk membuat pencegahan kuat terhadap produksi, penyebaran dan penggunaan senjata nuklir," kata Trump.(*)
Trump mengatakan operasi gabungan dengan Prancis dan Inggris sedang bergerak menuju sasaran dan bahwa mereka siap melanjutkan tindakan itu sampai Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia.
"Saya baru saja memerintahkan Angkatan Bersenjata AS untuk melakukan serangan secara tepat terhadap target-target yang berhubungan dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih.
"Ini bukan aksi manusia. Ini adalah aksi kejahatan yang dilakukan oleh monster," kata Trump. Ia mengacu pernyataannya pada Assad dan peranan presiden Suriah itu dalam serangan senjata kimia.
Ketika Trump berbicara, sejumlah ledakan terdengar di Damaskus.
"Tujuan aksi kita malam ini adalah untuk membuat pencegahan kuat terhadap produksi, penyebaran dan penggunaan senjata nuklir," kata Trump.(*)
Pewarta : Antara/Reuters
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Iran umumkan masa berkabung 40 hari atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Khamenei
01 March 2026 10:05 WIB
Di Indonesia-Afrika CEO Forum, Wapres Gibran umumkan kebijakan bebas visa untuk Afsel
22 November 2025 4:42 WIB