Komoditi ekspor terbesar dari Aceh berupa batubara
Rabu, 11 April 2018 11:03 WIB
Truk bermuatan batubara. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Banda Aceh, (Antaranews Sumbar) - Komoditi non minyak dan gas bumi (migas) terbesar dalam ekspor melalui pelabuhan di Aceh berupa batubara senilai 17,58 juta dolar AS hingga Februari 2018.
Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Rabu menyatakan, ekspor batubara telah dimasukkan ke kelompok komoditi non migas bahan bakar mineral di Januari tercatat dengan nilai 6,17 juta dolar AS, dan Februari senilai 11,4 juta dolar AS.
Batubara menjadi penyumbang terbesar dari total ekpor sampai Februari 18,98 juta dolar AS, atau meningkat 120,78 persen dibanding periode yang sama di 2017 cuma 8,59 11,4 juta dolar AS.
Dari total angkat tersebut, baru lima kelompok komoditi non migas yang di ekspor, yakni ikan dan udang, buah-buahan, dan bahan nabati, bahan bakar mineral, dan bahan kimia anorganik.
"Memang batubara mrupakan komoditi paling kosisten baik di Januari cuma ikan dan udang di ekspor, maupun di bulan Februari bersama empat komoditi lainnya," beber Wahyudin.
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tahun lalu menegaskan, akan melakukan evaluasi kembali terhadap perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Aceh.
"Aceh Barat, dan Nagan Raya adalah daerah penghasil batubara terbesar di Aceh. Eksploitasi batubara di kedua daerah ini, sudah berjalan hampir lima tahun. Namun dalam prosesnya, kerap diberitakan negatif," ujar Gubernur Irwandi.
Perusahaan tambang di Aceh, lanjutnya, terdapat indikasi merusak lingkungan, karena mungkin menyalahi analisis mengenai dampak lingkungan yang telah diberikan pemerintah.
Ia mengaku, seharusnya perusahaan yang berinvestasi di provinsi tersebut membawa manfaat bagi masyarakat setempat, bukan malah sebaliknya.
"Kita tidak ingin masyarakat Aceh, menderita akibat adanya pencemaran lingkungan," kata Irwandi Yusuf.(*)
Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Rabu menyatakan, ekspor batubara telah dimasukkan ke kelompok komoditi non migas bahan bakar mineral di Januari tercatat dengan nilai 6,17 juta dolar AS, dan Februari senilai 11,4 juta dolar AS.
Batubara menjadi penyumbang terbesar dari total ekpor sampai Februari 18,98 juta dolar AS, atau meningkat 120,78 persen dibanding periode yang sama di 2017 cuma 8,59 11,4 juta dolar AS.
Dari total angkat tersebut, baru lima kelompok komoditi non migas yang di ekspor, yakni ikan dan udang, buah-buahan, dan bahan nabati, bahan bakar mineral, dan bahan kimia anorganik.
"Memang batubara mrupakan komoditi paling kosisten baik di Januari cuma ikan dan udang di ekspor, maupun di bulan Februari bersama empat komoditi lainnya," beber Wahyudin.
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tahun lalu menegaskan, akan melakukan evaluasi kembali terhadap perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Aceh.
"Aceh Barat, dan Nagan Raya adalah daerah penghasil batubara terbesar di Aceh. Eksploitasi batubara di kedua daerah ini, sudah berjalan hampir lima tahun. Namun dalam prosesnya, kerap diberitakan negatif," ujar Gubernur Irwandi.
Perusahaan tambang di Aceh, lanjutnya, terdapat indikasi merusak lingkungan, karena mungkin menyalahi analisis mengenai dampak lingkungan yang telah diberikan pemerintah.
Ia mengaku, seharusnya perusahaan yang berinvestasi di provinsi tersebut membawa manfaat bagi masyarakat setempat, bukan malah sebaliknya.
"Kita tidak ingin masyarakat Aceh, menderita akibat adanya pencemaran lingkungan," kata Irwandi Yusuf.(*)
Pewarta : Muhammad Said
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ribuan jamaah padati halaman GOR Tuanku Rao, Pasaman ikuti tabligh akbar ustad Ucay Batubara
10 October 2025 11:23 WIB
Bagian WTBOS, delegasi negara asing dan Kemenbud akan kunjungi stasiun kereta api Padang Panjang
22 August 2025 17:39 WIB
Kemenko PMK bangun kolaborasi perkuat tata kelola Warisan Dunia Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto
02 August 2025 22:39 WIB
Tabligh Akbar Pemko Padang Bersama Ucay Batubara, Terkumpul Rp. 100 Juta untuk Palestina
13 December 2024 12:04 WIB, 2024
Tiga seni instalasi "warisan dunia" dipamerkan di Bandara Minangkabau
17 September 2024 20:16 WIB, 2024
Dewan Pakar Golkar beberkan kemungkinan alasan Airlangga undurkan diri
11 August 2024 20:59 WIB, 2024
Wamenkeu Suahasil: Simbara jadi sistem pertama integrasikan data minerba
28 June 2023 15:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB