Pemkab Pasaman Barat ajak masyarakat manfaatkan pekarangan rumah
Minggu, 18 Maret 2018 16:48 WIB
Ilustrasi cabai di pekarangan rumah.(ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai macam tanaman yang bermanfaat.?
"Benar, masyarakat harus mampu memanfatakan halaman pekarangan rumah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu (18/3).
Ia mengatakan tanaman seperti sayur, buah dan kebutuhan dapur lainnya bisa ditanam dan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari--hari. Termasuk memelihara ternak seperti itik dan ayam karena telurnya bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Ia menilai dengan memanfaatkan tanaman di pekerangan rumah bisa menghemat pengeluaran keluarga sehingga uangnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.
"Artinya jika kebutuhan rumah bisa diambil dari pekarangan rumah maka ketahanan pangan keluarga akan terjaga dan mandiri," sebutnya.
Sementara itu Ketua TP PKK Pasaman Barat, Yunisra Syahiran mengatakan terus mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai macam tanaman dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga.
"Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya. Kami juga telah memberikan bantuan tanaman lengkeng dan lainnya di setiap kecamatan,"harapnya.
Kepala Dinas Pangan Pasaman Barat, Sukarli mengatakan upaya yang dilakukan dalam rangka mandiri pangan adalah dengan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menanam dengan beragan sayuran, buah dan memelihara ternak.
Ia mengatakan saat ini ada sekitar 500 kepala keluarga di Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan yang memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam beragam sayur dan buah.
"Sesuai arahan maka kita juga akan mengembangkan tanaman nenas yang sangat potensi dikembangkan di Desa Baru selain tanaman sayur dan buah lainnya," ujarnya.
"Benar, masyarakat harus mampu memanfatakan halaman pekarangan rumah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu (18/3).
Ia mengatakan tanaman seperti sayur, buah dan kebutuhan dapur lainnya bisa ditanam dan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari--hari. Termasuk memelihara ternak seperti itik dan ayam karena telurnya bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Ia menilai dengan memanfaatkan tanaman di pekerangan rumah bisa menghemat pengeluaran keluarga sehingga uangnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.
"Artinya jika kebutuhan rumah bisa diambil dari pekarangan rumah maka ketahanan pangan keluarga akan terjaga dan mandiri," sebutnya.
Sementara itu Ketua TP PKK Pasaman Barat, Yunisra Syahiran mengatakan terus mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai macam tanaman dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga.
"Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya. Kami juga telah memberikan bantuan tanaman lengkeng dan lainnya di setiap kecamatan,"harapnya.
Kepala Dinas Pangan Pasaman Barat, Sukarli mengatakan upaya yang dilakukan dalam rangka mandiri pangan adalah dengan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menanam dengan beragan sayuran, buah dan memelihara ternak.
Ia mengatakan saat ini ada sekitar 500 kepala keluarga di Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan yang memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam beragam sayur dan buah.
"Sesuai arahan maka kita juga akan mengembangkan tanaman nenas yang sangat potensi dikembangkan di Desa Baru selain tanaman sayur dan buah lainnya," ujarnya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pasaman Barat tekan harga cabai dan pangan lainnya dengan menggelar pangan murah bagi masyarakat
02 November 2025 12:53 WIB
Jaga stabilisasi harga, Pemprov Sumbar datangkan 700 kg cabai dari Magelang
27 September 2025 19:16 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB