Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Sejumlah warga Bangkok, Nagari Silayang, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman meminta pemerintah daerah setempat memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan menuju daerah mereka kepada Pemerintah Provinsi Sumbar.
"Sejumlah infrastruktur jalan provinsi di daerah itu dalam keadaan rusak berat, jika musim penghujan akan sangat sulit ditempuh, kami berharap meskipun jalan ini kewenangan provinsi kami berharap bupati dapat memperjuangkan perbaikannya," kata salah seorang tokoh masyarakat setempat, Syafruddin Datuk Isoh di Lubuk Sikaping, Kamis.
Ia menyebutkan ruas jalan Bangkok menuju Muaro Seilolo di Kecamatan Mapattunggul Selatan telah menjadi kewenangannya provinsi, ia berharap pemkab tidak tinggal diam karena ini berdampak pada perekonomian masyarakat.
"Apabila jalan rusak dan sulit ditempuh tentu warga akan sulit menjual hasil pertanian mereka sehingga mereka akan mengalami kerugian," katanya.
Selain itu dirinya mengeluhkan pembangunan yang dilakukan di daerahnya masih tertinggal dibandingkan kawasan lain di Kabupaten Pasaman.
"Kondisi kami masih tertinggal sehingga percepatan pembangunan sangat kami dibutuhkan," ujar dia
Sementara Bupati Pasaman Yusuf Lubis menyatakan akan terus berupaya melepaskan masyarakat di daerah itu dari ketertinggalan baik dari segi ekonomi, infrastruktur, sosial masyarakat maupun sumber daya manusia.
"Kami datang mengunjungi jorong- jorong yang ada di kabupaten ini bukan hanya sekedar datang lalu pergi, namun kita berupaya mengetahui kondisi faktual yang dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Menurut dia temuan yang didapati di lapangan seperti jalan provinsi yang mengalami rusak parah maka akan disampaikan ke pemerintah provinsi. Sedangkan jalan kabupaten yang mengalami rusak akan diperbaiki untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu pemerintah berupaya menanggulangi kemiskinan dengan cara menyalurkan zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasaman yang diberikan kepada fakir miskin, warga lanjut usia, beasiswa pelajar baik tingkat SD, SMP,SMA dan perguruan tinggi.
"Dalam kunjungan ke Bangkok, Nagari Silayang Kecamatan Mapattunggul Selatan kami menyalurkan dana dari Baznas sebesar Rp52 juta untuk membantu masyarakat tidak mampu," kata dia. (*)