Muhaimin: Pendukung PKB Sulit Disentuh Survei
Senin, 4 Februari 2013 19:20 WIB
Jakarta, (Antara) - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan pendukung partainya sulit disentuh survei sehingga hasil survei tidak akan sama dengan kenyataan di lapangan.
"Kantong PKB itu di lubang yang dalam sehingga jumlah kuantitatifnya tidak bisa disurvei," kata Muhaimin usai membuka Pendidikan Kader Pancasila PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin.
Oleh karena itu, lanjut Muhaimin, PKB tidak terlalu terpengaruh dengan hasil survei yang dilansir sejumlah lembaga survei selama ini.
"Kita mengandalkan kerja keras. Hasil survei kita jadikan cambuk saja," kata Muhaimin.
Untuk Pemilu 2014 PKB menargetkan perolehan suara sebanyak 10 persen dan Muhaimin optimistis target itu bisa diraih meski selama ini dalam berbagai hasil survei tingkat keterpilihan PKB belum pernah mencapai enam persen.
"Kita targetkan 10 persen dan kita optimistis bisa mencapai itu," katanya.
Hasil survei terkini yang dilansir Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Minggu (3/2) menempatkan PKB di urutan kelima dengan perolehan suara 5,6 persen.
Menurut hasil survei SMRC, posisi teratas ditempati Partai Golkar dengan perolehan suara 21,3 persen, disusul PDI Perjuangan 18,2 persen, Partai Demokrat 8,3 persen, dan Partai Gerindra 7,2 persen.
Di bawah PKB adalah Partai NasDem 5,2 persen, PPP 4,1 persen, PKS 2,7 persen, PAN 1,5 persen, dan Hanura 1,4 persen.
Survei SMRC tersebut dilakukan pada 6-22 Desember 2012 dengan jumlah sampel 1.220 dan margin of error kurang lebih tiga persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Menanggapi hasil survei itu, Muhaimin mengatakan bahwa survei atau jajak pendapat merupakan cakupan selintas yang tentu memiliki aspek margin of error sehingga tidak sepenuhnya menggambarkan realitas.
"Wajar kalau ada yang setuju dan tidak," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nasrul-Eri ucapkan selamat kepada Hendri Arnis-Allex Saputra dan ajak pendukung dan relawan kembali bersatu
23 February 2025 17:16 WIB
Sepanjang 2024, 3,4 Juta Ton FABA dari PLN Dimanfaatkan Jadi Berbagai Bahan Pendukung Infrastruktur Masyarakat
05 February 2025 13:26 WIB, 2025
SMP N 1 Pasaman siapkan sarana pendukung program makan bergizi gratis
14 January 2025 19:53 WIB, 2025
BSI raih dua BI Award 2024 sebagai Bank Syariah pendukung pengendalian moneter terbaik dan peserta sistem RTGS & SSSS terbaik
03 December 2024 15:36 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018