Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat akan melakukan pembinaan kepada kelompok remaja yang berperilaku negatif atau nakal melalui pencanangan program "Desaku Menanti".

         "Dalam waktu dekat kami akan resmikan program khusus remaja bermasalah dalam bentuk pelatihan," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Padang,  Sabtu.

         Dia menyebutkan program Desaku Menanti ini termasuk dalam bagian program Dinas Sosial dan Tenaga Kerja yang akan merangkul sejumlah lembaga sosial lainnya guna memperkuat sumber daya remaja khususnya yang tidak terarah.

         Nantinya, kata dia remaja nakal tersebut akan dibina dan diberi pelatihan berbagai keterampilan kemudian ditempatkan pada suatu tugas di lokasi tertentu.

         "Diharapkan dengan ini perilaku negatif seperti konsumsi narkotika atau tawuran bisa diatasi,"  ujar dia.

         Ia menambahkan tujuan pemkot mencanangkan program ini karena resah dengan banyaknya tindakan kriminal yang melibatkan remaja.

         Bahkan di Padang, ajang kekerasan seperti tawuran kelompok pemuda marak beberapa waktu terakhir.

         Dia berharap program ini bisa memberikan motivasi generasi muda untuk berbuat baik untuk kota,  bangsa dan negaranya.

         Disamping itu, kata dia program ini juga sebagai persiapan kota membentuk generasi muda berdaya saing guna menyambut bonus demografi 20 tahun mendatang.

         "Jangan sampai peluang bonus demografi yang kita miliki jadi sia-sia,"  katanya.

         Menanggapi itu salah satu pengurus ikatan pemuda di Kuranji Nia menyambut baik program pemerintah tersebut.

         Menurutnya selama ini pemuda kadang tidak memahami makna dan peranannya dalam kehidupan khususnya seusai sekolah.

         Akibatnya godaan dari lingkungan yang negatif menjerumuskannya,  diharapkan program ini mampu mengarahkan pemuda.

         Akan tetapi dia berharap bila resmi dijalankan,  pengawasan dari pemerintah bisa lebih serius.  (*) 


Pewarta : M R Denya Utama
Editor :
Copyright © ANTARA 2024