Jakarta, (Antara Sumbar) - Demam klakson bus telolet yang terjadi di jalanan ternyata merembet ke Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu karena ratusan bis yang disewa untuk menangangkut pengunjung yang akan mengikuti perayaan pergantian tahun mengklakson hampir bersamaan.

        Sontak apa yang terjadi sejak pintu masuk tempat rekreasi terbesar di Jakarta membuat perhatian masyarakat yang kebetulan akan menggunakan jasa kendaraan Wira Wiri yang disiapkan oleh pengelola Ancol secara gratis itu.

        "Ternyata disini ada telolet juga, tidak hanya di jalur antar kota saja," kata salah satu pengunjung Taman Impian Jaya Ancol, Nita Chusnul.

         Taman Impian Jaya Ancol menjelang pergantian tahun ini memang dipenuhi oleh bus berwarna biru yang jumlahnya cukup banyak. Tidak hanya ukuran kecil seperti bus Wira-Wiri yang selama ini ada, namun juga akan bus ukuran besar.

       Bus-bus yang disiapkan pengelola ini mengangkut pengunjung dari parkir terpadu ke beberapa tujuan seperti Partai Lagoon maupun Pantai Karnaval ini jelas sangat membantu karena lokasi parkir ke tempat yang banyak kegiatan ini terbilang cukup jauh.

       "Om Telolet Om," teriak salah satu anak yang saat itu berada di kawasan Putri Duyung Ancol. Sontak beberapa bus langsung membunyikan klakson dengan suara khas itu.

        Sementara itu, Kepala Humas Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan pada pergantian tahun kali ini pihaknya menyewa sebanyak 200 bus dari berbagai ukuran. Selain itu juga menyediakan kendaraan khusus kaum difabel.

        "Kami ingin memberikan pelayanan yang maksimal pada pengunjung. Ada 200 bus yang kami sewa untuk menunjang mobilitas di Ancol karena kendara pribadi harus diparkir di kantong-kantong parkir yang telah kami siapkan," katanya saat dikonfirmasi.

       Di Taman Impian Jaya Ancol memang ada beberapa titik keramaian masyarakat mulai kawasan Putri Duyung, Pantai Lagoon hingga Partai Karnaval. Pesta kembang api akan menjadi acara puncak pada pergantian tahun kali ini.  (*)
 


Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor :
Copyright © ANTARA 2024