Pariaman, (Antara) - Sebanyak lima peserta Ujian Nasional (UN) setingkat SLTP sederajat di Kota Pariaman, Sumatera Barat, tidak mengikuti proses ujian pada hari pertama.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Kanderi di Pariaman, Senin, membenarkan lima peserta didik tersebut tidak mengikuti ujian karena mengundurkan diri sejak beberapa bulan terakhir sebelum ujian berlangsung.
"Lima peserta tersebut berasal dari sekolah yang berbeda dengan alasan tidak aktif sejak beberap bulan terakhir," kata dia.
Ia meneruskan sebelumnya dinas terkait mencatat terdapat sebanyak 2.148 peserta yang siap mengikuti namun pada hari pertama hanya diikuti oleh 2.143 peserta didik.
Terkait pelaksanaan ujian sendiri tidak ada kendala yang berarti, namun di salah satu sekolah terdapat beberapa lembar naskah soal yang terlipat dan telah diantisipasi.
Untuk naskah cadangan ada dua lembar, jadi lembaran yang terlipat tersebut langsung diganti untuk mengantisipasi risiko terburuk.
"Proses pelaksanaan UN berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti, semua berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan," katanya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMP N 1 Pariaman, Rostina, mengatakan pada hari pertama pelaksanaan ujian berlangsung aman dan lancar.
Ia meneruskan total ada 169 peserta UN asal sekolah itu, dan ditambah sembilan peserta gabungan dari sekolah SMP Islam Terpadu (TI) Nurul Ilmi.
"Sembilan peserta tersebut ikut bergabung dengan SMP 1, namun pelaksanaan UN dipisah dengan siswa asal SMP 1," kata dia.
Proses ujian sendiri dimulai pada pukul 7.10 WIB, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.
"Naskah soal UN kita jemput pagi tadi dari Mapolres Pariaman yang dikawal langsung oleh anggota kepolisian," ujarnya.
Dijelaskanya setelah proses ujian hari pertama berlangsung, maka naskah ujian tersebut langsung diserahkan ke Kantor Disdikpora setempat yang kemudian diteruskan langsung ke provinsi.
Untuk mengantisipasi permasalahan Alat Tulis Kantor (ATK), pihak sekolah menyiapkan langsung seperti pensil dan karet penghapus. (*)