2.623 Siswa SLTA Pariaman Siap Ikuti UN
Kamis, 31 Maret 2016 11:44 WIB
Ujian Nasional 2016 (Antara)
Pariaman, (Antara) - Sebanyak 2.623 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Pariaman, Sumatera Barat, siap mengikuti Ujian Nasional (UN) pada 4 hingga 7 April 2016.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Kanderi, di Pariaman, Kamis, mengatakan seluruh peserta UN tersebut telah melakukan berbagai persiapan termasuk pemanggilan wali murid.
"Hingga saat ini semua siswa di Kota Pariaman yang telah didata siap untuk melaksanakan ujian nasional bahkan mereka cukup antusias," kata dia.
Ia merinci 2.623 tersebut terbagi atas beberapa sekolah diantaranya 1.458 dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.012 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 153 peserta dari Madrasah Aliyah (MA).
"Kita harapkan dari berbagai rangkaian tes dan persiapan yang telah dilakukan kepada para peserta dapat diaplikasikan saat ujian berlangsung serta tidak ada beban dan tekanan," jelasnya.
Untuk mencegah terjadinya tindakan kecurangan oleh para peserta ujian, dinas terkait telah menyiapkan 310 tenaga pengawas.
"Jumlah tenaga pengawas tersebut akan kita bagi menjadi dua kelompok, 196 untuk mengawasi peserta ujian SMA, dan 114 pengawas mengawasi peserta ujian SMK," tuturnya.
Nantinya setiap ruangan kelas akan disediakan masing-masing dua pengawas dan menggunakan sistem silang murni. Artinya peserta ujian akan diawasi oleh tenaga pengawas yang bukan dari pihak sekolah asalnya.
"Diharapkan dengan sisten silang murni proses pelaksanaan ujian dapat berjalan baik tanpa adanya kecurangan oleh peserta ujian," katanya.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) SLTA dan SLTP Disdikpora setempat, Emri Joni, mengatakan khusus kepada wali murid telah diberikan pemahaman untuk memberikan pandangan lebih kepada anak didik.
Salah satunya untuk memberikan dorongan mental anak agar siap menghadapi ujian. Ia menilai keberhasilan anak didik tidak hanya bisa dilepaskan kepada pihak sekolah namun keluarga juga memiliki peranan besar.
UN tingkat SMA akan diselenggarakan pada 4-6 April 2016, sedangkan ujian susulan pada 11-13 April di salah satu sekolah yang nantinya ditentukan dinas terkait.
Sedangkan untuk peserta ujian dari SMK akan melaksanakan UN pada 4-7 April, dan 11-14 April untuk ujian susulan dengan bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. (*)
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Kanderi, di Pariaman, Kamis, mengatakan seluruh peserta UN tersebut telah melakukan berbagai persiapan termasuk pemanggilan wali murid.
"Hingga saat ini semua siswa di Kota Pariaman yang telah didata siap untuk melaksanakan ujian nasional bahkan mereka cukup antusias," kata dia.
Ia merinci 2.623 tersebut terbagi atas beberapa sekolah diantaranya 1.458 dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.012 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 153 peserta dari Madrasah Aliyah (MA).
"Kita harapkan dari berbagai rangkaian tes dan persiapan yang telah dilakukan kepada para peserta dapat diaplikasikan saat ujian berlangsung serta tidak ada beban dan tekanan," jelasnya.
Untuk mencegah terjadinya tindakan kecurangan oleh para peserta ujian, dinas terkait telah menyiapkan 310 tenaga pengawas.
"Jumlah tenaga pengawas tersebut akan kita bagi menjadi dua kelompok, 196 untuk mengawasi peserta ujian SMA, dan 114 pengawas mengawasi peserta ujian SMK," tuturnya.
Nantinya setiap ruangan kelas akan disediakan masing-masing dua pengawas dan menggunakan sistem silang murni. Artinya peserta ujian akan diawasi oleh tenaga pengawas yang bukan dari pihak sekolah asalnya.
"Diharapkan dengan sisten silang murni proses pelaksanaan ujian dapat berjalan baik tanpa adanya kecurangan oleh peserta ujian," katanya.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) SLTA dan SLTP Disdikpora setempat, Emri Joni, mengatakan khusus kepada wali murid telah diberikan pemahaman untuk memberikan pandangan lebih kepada anak didik.
Salah satunya untuk memberikan dorongan mental anak agar siap menghadapi ujian. Ia menilai keberhasilan anak didik tidak hanya bisa dilepaskan kepada pihak sekolah namun keluarga juga memiliki peranan besar.
UN tingkat SMA akan diselenggarakan pada 4-6 April 2016, sedangkan ujian susulan pada 11-13 April di salah satu sekolah yang nantinya ditentukan dinas terkait.
Sedangkan untuk peserta ujian dari SMK akan melaksanakan UN pada 4-7 April, dan 11-14 April untuk ujian susulan dengan bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. (*)
Pewarta : Zulfikar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari Tetapkan Mantan Ketua Baznas Pasaman 2016-2020, SYF sebagai Tersangka
11 September 2023 20:16 WIB, 2023
Selamat,... lima kali berturut-turut sejak 2016, Pemkab Pasaman Barat raih penghargaan WTP
27 October 2021 17:59 WIB, 2021
PON PAPUA - Ulangi prestasi di PON 2016, pegulat Sumbar Heru Fernandes raih perak lagi
11 October 2021 20:12 WIB, 2021
Kejari Pasaman limpahkan perkara korupsi DPO "S" terkait penanggulangan bencana 2016
06 August 2021 14:25 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB