Padang, (Antara) - Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, menjalin kerjasama hubungan bilateral dengan Perth dan Dubai akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak

"Apabila terjadi kerjasama dengan Perth dan Dubai, beberapa peluang dapat ditangkap dan dimanfaatkan, seperti dalam segi bisnis dan perdagangan," katanya di Padang, Selasa.

Ia mengungkapkan, salah satu peluang dari kerjasama tersebut adalah penerbangan. Berdasarkan diskusi dengan senator asal Kota Perth, Australia, Alan Eggleston bahwa penerbangan dari Perth ke Dubai terjadi sebanyak tiga kali.

Hal tersebut dapat ditangkap menjadi sebuah peluang untuk Kota Padang, karena penerbangan dari Perth menuju Dubai bisa lebih dulu singgah di Kota Padang.

"Peluang ini diambil, sehingga dapat memperkuat kerjasama Perth-Padang-Dubai," ungkapnya.

Selain penerbangan, Mahyeldi berpendapat bidang peternakan dan bisnis juga bisa terjalin dalam kerjasama ini. Kota Perth mempunyai peternakan sapi yang dagingnya akan dikirim ke sejumlah negara termasuk Dubai.

"Kenapa sapi itu tidak dikirim dulu ke Padang untuk dipotong, kemudian baru dikirim ke Dubai," jelasnya.

Sebelumnya, Senator asal Perth, Australia, Alan juga mengatakan bahwa guru Bahasa Indonesia akan sangat berpeluang mengajar di Australia, karena tingginya minat masyarakat untuk belajar Bahasa Indonesia.

"Kami memang butuh guru bahasa Indonesia untuk mengajar di Australia," paparnya.

Alan mengungkapakan, saat ini hanya ada dua bahasa yang diajarkan di Australia, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

"Bahasa Indonesia menjadi bahasa asing yang wajib dipelajari oleh masyarakat Australia dan bahasa Indonesia merupakan bahasa kedua yang dipelajari setelah bahasa Inggris," paparnya. (*)

Pewarta : Lusyana Nurzid
Editor :
Copyright © ANTARA 2024