Peserta UN Susulan Padang Panjang Tidak Ada
Kamis, 16 April 2015 13:33 WIB
Padang Panjang, (Antara) - Peserta Ujian Nasional (UN) sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, tidak ada yang mengikuti ujian susulan.
"Tidak ada siswa kami yang mengikuti UN susulan tingkat SLTA/sederat, karena semua peserta yang terdata di Dinas Pendidikan mengikuti UN sejak hari pertama penyelenggaraan sampai selesai," kata Kepala Bidang SLTP/SLTA Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, Herman di Padang Panjang, Kamis.
Dia mengatakan, UN susulan diberlakukan bagi siswa apabila peserta tidak mengikuti pelaksanaan UN pada waktu yang sudah ditetapkan dengan alasan yang masuk akal.
"Namun kondisi itu tidak ada di Padang Panjang, karena tingkat kehadiran peserta mencapai 100 persen dari awal sampai selesai pelaksanaan UN," katanya.
Terkait adanya siswa yang tidak hadir sebanyak enam orang pada hari pertama sampai terakhir pelaksanaan UN, Herman mengatakan siswa tersebut sudah keluar dari sekolah sesudah data peserta UN di validasi sekitar Januari 2015.
"Jadi siswa yang sudah keluar dari sekolah itu, masih tetap terdaftar sebagai peserta UN," ujarnya.
Biasanya, kata dia, peserta UN tidak hadir dan diperbolehkan mengikuti UN susulan dengan alasan tertentu seperti sakit dan alasan lain yang bisa ditolerir.
"Jika siswa sakit dan tidak bisa datang ke sekolah penyelenggara UN yang dilengkapi dengan surat keterangan sah, panitia memberlakukan UN susulan bagi peserta tersebut," katanya.
Untuk lokasi penyelenggaraan UN susulan, kata dia, tergantung dari keputusan panitia UN. "Biasanya lokasi ujian susulan bisa di sekolah dan Dinas Pendidikan," sebutnya.
Untuk UN utama tingkat SLTA/sederajat digelar pada 13-16 April 2015 dan UN susulan dijadwalkan pada 20-24 April 2015," ujarnya.
Selama pelaksanaan UN tingkat SLTA di Kota Padang Panjang berjalan lancar aman dan tertib, meski ada beberapa lembaran soal yang bermasalah.
Anggota DPRD Kota Padang Panjang Novi Hendri menyambut baik tidak adanya peserta UN susulan tingkat SLTA di daerah itu.
"Alhamdulillah siswa SLTA di Padang Panjang bisa mengikuti UN dari hari pertama hingga akhir dengan lancar, meski ada satu orang yang melakukan ujian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)," katanya.
UN SLTA tahun ini diikuti sebanyak 2.238 namun yang hadir hanya 2.232 orang siswa karena enam orang yang absen sudah keluar dari sekolah yang tersebar di sejumlah sekolah swasta dan negeri.
Untuk pengawasan selama UN berlangsung Dinas Pendidikan Padang Panjang memakai sistem rotasi dari setiap sekolah. Dengan demikian selama berlangsungnya UN murid dari masing-masing sekolah tidak dikawal oleh guru yang ada disekolah bersangkutan. (**/ben)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendikdasmen ungkap alasan UN format baru dilaksanakan November 2025
21 January 2025 14:28 WIB, 2025
Kim Jong Un: Peluncuran ICBM Korut tunjukkan 'kemauan untuk melawan'
31 October 2024 15:20 WIB, 2024
Kekurangan pangan yang kronis, Kim Jong Un serukan peningkatan produksi biji-bijian
03 March 2023 7:30 WIB, 2023
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tawarkan pemulihan hubungan langsung antar-Korea
30 September 2021 7:39 WIB, 2021
Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un, Ustaz ini meninggal saat berkhutbah Idul Fitri di Kamang Magek Agam
13 May 2021 15:29 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017