PP Muhammadiyah Kumpulkan Tokoh Bangsa
Kamis, 26 Maret 2015 13:51 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumpulkan tokoh-tokoh bangsa untuk mendiskusikan dan mencari solusi atas beragam problematika yang tengah dihadapi bangsa Indonesia.
"Silahturahmi ini mengambil tema sentral problematika bangsa dan solusinya. Problematika itu lebih dari sekadar masalah, tapi ada dimensi bahwa masalah itu sudah sangat akut, kronis, kompleks, dan rumit," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis.
Dalam pertemuaan silahturahim itu, tampak sejumlah tokoh bangsa, antara lain Mahfud MD, politikus Golkar Fadel Muhammad dan Akbar Tandjung, Fuad Bawazier, Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, politikus Yenny Wahid, rohaniawan Katolik Romo Franz Magnis Suseno, Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki, dan sejumlah tokoh lain.
Menurut Din, kehadiran tokoh-tokoh itu mengatasnamakan pribadi, bukan institusi atau tempat di mana mereka bernaung saat ini.
"Silahturahmi ini memang terbatas karena keterbatasan tempat, sehingga tidak bisa menampung semua tokoh," katanya.
Din mengatakan seluruh tokoh akan mendiskusikan sejumlah problematika bangsa.
Mereka, katanya, juga berupaya bersama-sama mencari solusi, untuk selanjutnya bisa disampaikan kepada pemangku amanat.
"Kita sengaja tidak tentukan problematika yang dibahas secara spesifik. Biar itu nanti terbuka, sekaligus membicarakan solusinya. Paling tidak menjadi acuan di lembaga di mana kita berada untuk terlibat dalam pelaksanaan solusi itu," kata dia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018