Menlu Indonesia-Inggris Lakukan Pertemuan Bilateral
Rabu, 4 Februari 2015 14:43 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P. Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond untuk membahas beberapa isu dan arah hubungan antarkedua negara.
"Hari ini (Rabu) kita melakukan pertemuan bilateral. Pertemuan ini merupakan yang pertama kita lakukan, tetapi bukan kunjungan pertama yang dilakukan oleh Menlu Philip Hammond," kata Menlu Retno usai pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, dari hasil pertemuan itu kedua pihak menyimpulkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Inggris berada dalam jalur dan arah yang baik.
"Hubungan Indonesia dan UK (United Kingdom/Inggris) berada dalam track (jalur) dan direction (arah) yang bagus. Kami sepakat berkomitmen untuk terus meningkatkan hubungan kedua negara," ujar dia.
Retno menyebutkan, dalam bidang perdagangan Inggris merupakan salah satu mitra yang paling besar bagi Indonesia. Inggris merupakan mitra terbesar keempat di bidang perdagangan.
Sementara untuk bidang investasi, kata dia, Inggris merupakan mitra terbesar Indonesia di Eropa.
"Mengenai pariwisata, Inggris juga merupakan partner terbesar di Eropa," lanjut dia.
Pada akhir pertemuan bilateral, Menlu Inggris Philip Hammond menyatakan harapan untuk kembali diadakannya pertemuan bilateral khusus untuk membahas kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, di mana ajakan itu disambut dengan baik oleh Menlu Retno.
"Hubungan antara Inggris dan Indonesia terus berkembang. Inggris sangat menghargai hubungan tersebut, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia," ujar Hammond.
Menlu Inggris itu menyampaikan bahwa pihaknya berharap Indonesia memaikan peran yang lebih besar dalam upaya menjaga perdamaian di kawasan maupun di dunia internasional.
Menanggapi hal itu, Menlu Retno mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang berkontribusi terbesar dalam menjaga perdamaian, yaitu negara dengan peringkat ke-16 dalam upaya memelihara perdamaian dunia.
Dia juga menyampaikan bahwa Indonesia sedang berupaya untuk mewujudkan "4.000 peace keepers vision" (visi 4.000 penjaga perdamaian). (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan persiapan pemotretan foto tegak PUNA untuk dukung PTSL 2026
12 February 2026 10:38 WIB
Sebanyak 100 UMKM Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan BI--Kementerian
10 February 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018