Menristek Dikti Laporkan Harta ke KPK
Senin, 17 November 2014 12:27 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
"LHKPN sudah saya lampirkan, sudah saya sampaikan kepada KPK, dan itu memang kewajiban saya sebagai pejabat negara," kata Nasir seusai menyerahkan dokumen LHKPN di gedung KPK Jakarta, Senin.
Nasir adalah menteri kesebelas di Kabinet Kerja yang menyerahkan LHKPN ke KPK.
Sebelumnya, ada Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah AAGN Puspayoga, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Keuangan Bambang Brodjojonegoro, Menteri Kesehatan Nila Juwita F Moeloek, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang melapor ke KPK.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti datang ke KPK untuk berkonsultasi mengenai pelaporan LHKPN.
"Laporan ini tidak hanya sekali ini saya sudah yang ketiga kali, terakhir 2011," tambah Nasir.
Tapi dalam laman situs www.acch.kpk.go.id tidak ada laporan harta kekayaan atas nama Muhammad Nasir yang jabatan terakhirnya adalah rektor Universitas Diponegoro.
Nasir mengaku ada peningkatan harta kekayaan.
"Kalau kerja mesti ada peningkatan dong, ya saya nggak hafal totalnya ada di sana," ungkap Nasir.
Nasir memperkirakan jumlah hartanya mencapai Rp2,5 miliar.
"Yang jelas perkiraan Rp2 (miliar) atau kalau yang dari dulu perkiraannya Rp2,5 miliar atau berapa, saya nggak terlalu tahu," tambah Nasir.
Nasir pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II di Universitas Diponegoro, kemudian, pada 7 September 2010, ia terpilih sebagai Dekan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.
Pada 9 September 2014, Nasir terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro namun baru menjalankan tugas sebagai rektor mulai 18 Desember 2014.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unbrah laksanakan Pengabdian Masyarakat Hibah Dikti percepat pemulihan Salarek Aia Agam
20 December 2025 14:20 WIB
Dirjen Dikti : PTS Sebagai Tulang Punggung Penopang Pendidikan Tinggi di Indonesia
12 April 2025 19:08 WIB
Berkunjung ke LLDIKTI Wilayah X Dirjen Dikti terima aspirasi terkait Pendidikan Tinggi di Sumbar
11 April 2025 18:41 WIB
Dirjen Dikti bersama Komisi X kunjungi Mentawai soroti APK Pendidikan Tinggi yang masih rendah
10 April 2025 16:30 WIB
Wisuda UNP ke-138 Hari Kedua: Dirjen Dikti dukung penguatan riset dan Inovasi
17 March 2025 14:30 WIB
LLDIKTI-X minta PTS kirimkan data implementasi merdeka belajar kampus merdeka
31 March 2022 15:34 WIB, 2022