Bambang Soesatyo: Kinerja Ical Dinilai Melalui LPj
Rabu, 12 November 2014 15:22 WIB
Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan kinerja Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical bakal dievaluasi melalui laporan pertanggungjawaban (lpj) dalam Munas IX Golkar mendatang.
"Dalam lpj nanti akan dibahas soal pemilu lalu, ada sesi lpj pengurus DPP Golkar dan ada tanggapan dari DPD I dan II," ujar Bambang Soesatyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan sesuai aturan partai, sebelum munas diselenggarakan, akan didahului dengan rapimnas yang dijadwalkan berlangsung 17-19 November di Yogyakarta. Dalam rapimnas yang bakal dihadiri 34 DPD I akan ditentukan jadwal penyelenggaraan munas.
Bambang meminta seluruh pihak tidak melontarkan pernyataan yang dapat memprovokasi dan memecah-belah partai yang telah kompak atau solid, seperti menuding DPP tidak demokratis.
Sementara itu terkait peluang Ical kembali maju sebagai ketua umum, Bambang mengaku mendengar informasi bahwa mayoritas DPD I saat ini menginginkan hal tersebut. Namun menuru dia, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Ical atas kesediaannya maju kembali.
Sebelumnya politisi Golkar Agun Gunandjar Sudarsa membeberkan adanya skenario yang sedang direncanakan DPP Golkar untuk memuluskan Ical kembali terpilih melalui jalan aklamasi di Munas IX Golkar.
DPP Golkar ditengarai melakukan konsolidasi dengan DPD I di Bali sebelum penyelenggaraan Rapimnas 17-19 November di Yogyakarta. Konsolidasi itu untuk memastikan DPD I menyepakati percepatan penyelenggaraan munas dari rencana sebelumnya awal Januari 2015 menjadi akhir November 2014.
Selain itu akan diterapkan pula persyaratan tambahan bagi kandidat ketua umum yakni harus memenuhi dukungan 10 DPD tingkat I dan 30 persen DPD tingkat II.
Batasi
Agun menduga wacana percepatan munas dilakukan untuk membatasi ruang gerak kandidat ketua umum lain untuk menyosialisasikan diri sebagai kandidat ketua umum, dan mengumpulkan dukungan daerah.
Dengan demikian, kata dia, hanya Ical yang bisa memenuhi persyaratan yang diterapkan, dan Ical dapat melenggang mudah melalui jalur aklamasi dalam Munas IX Golkar.
Namun hal tersebut dibantah oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham yang mengatakan tidak ada rekayasa yang dibuat pimpinan pusat partai terkait penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Golkar.
Pemilihan ketua umum Golkar periode selanjutnya bakal dilakukan dalam Munas IX Golkar yang waktu pelaksanaannya akan ditentukan lewat Rapimnas Golkar 17-19 November 2014 di Yogyakarta.
Sejumlah nama yang telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Ketua Umum, antara lain, Agung Laksono, Hajriyanto Y Thohari, Zainuddin Amali, Agus Gumiwang, Airlangga Hartanto, MS Hidayat, dan Priyo Budi Santoso. Sedangkan Ical diperkirakan kembali maju. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bambang Soesatyo dukung rencana pembentukan BPN yang digagas Prabowo-Gibran
31 March 2024 14:17 WIB, 2024
Bambang Soesatyo sarankan pemerintah duduk bersama tampung keluhan dosen
28 April 2023 19:04 WIB, 2023
Berdasar data CSIS, Ketua MPR RI minta pemerintah waspadai potensi kekerasan jelang pemilu
21 February 2023 14:28 WIB, 2023
IMI siapkan dua kapal pesiar untuk bawa penonton MotoGP dari Bali ke Mandalika
09 February 2022 11:33 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018