Menlu Jerman Bantah Persenjatai PKK sebagai Pilihan
Jumat, 17 Oktober 2014 16:57 WIB
Berlin, (Antara/Reuters) - Menteri Luar Negeri Jerman mengesampingkan kemungkinan mempersenjatai kelompok terlarang Partai Pekerja Kurdistan (PKK), Kamis (16/10), setelah sekutu utama Kanselir Angela Merkel menyarankan itu dapat membantu upaya mengalahkan pejuang kelompok Negara Islam (IS).
"Tidak ada masalah selama PKK mengancam Turki dengan kekerasan baru," kata Menteri Luar Negeri Frank-Walter Steinmeier dalam wawancara disiarkan di Twitter.
Jerman mengirim senjata kepada Kurdi di Irak utara, tetapi
Merkel telah mengesampingkan mendukung PKK, yang telah menghabiskan puluhan tahun berjuang untuk mendapatkan otonomi Kurdi Turki dan terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.
Turki, yang sejauh ini menolak tekanan untuk bergabung dengan upaya koalisi dipimpin AS untuk memerangi pejuang IS di Irak utara dan Suriah, akan menentang langkah oleh Eropa yang bersekutu dengan mempersenjatai PKK.
Tetapi Volker Kauder, pemimpin partai Kristen Demokrat Merkel di parlemen, mengatakan kepada Spiegel Online bahwa "Saya tahu
masalah yang Turki miliki dengan PKK, tetapi untuk duduk dan menonton saat IS mengambil kota-kota perbatasan penting dan berkembang semakinmenjadi ancaman bagi keamanan global tidak dapat menjadi solusi".
"Saya tidak mengesampingkan mendukung kelompok-kelompok lain. Tetapi ini akan harus dilakukan dengan Turki, tidak menentangnya. Itu juga berlaku dukungan untuk PKK," tambah Kauder, yang partainya mengatur Jerman dalam koalisi dengan Sosial Demokrat Steinmeier. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skema kerjasama Indonesia-Jerman, Wako Fadly Amran usulkan proyek pelestarian lingkungan
12 January 2026 19:04 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer Filipina Dapatkan Bantuan Pemimpin Lokal untuk Hadapi Ancaman ISIS
21 November 2014 16:10 WIB, 2014