Polisi Dalami Ledakan Tanki Truk Tewaskan Sopir
Kamis, 11 September 2014 9:51 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, masih mendalami kasus meledaknya tanki pada badan mobil jenis truk yang menewaskan Jarmalis, sopir kendaraan itu.
"Sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk tiga korban selamat," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Kamis siang.
AKBP Guntur mengatakan, pihaknya juga telah menginterogasi Bismar, pemilik bengkel tempat peristiwa itu berlangsung.
"Masih sebatas diintrogasi," kata Guntur.
Peristiwa ledaka tanki truk itu terjadi pada Senin (8/9) pukul 10.00 WIB.
Ketika itu, mobil tangki pengangkut solar bernomor polisi BM 9897 RC masuk ke bengkel atau gudang milik PT Abdi Bina Arya Sembada yang berlokasi di Jalan Tanjung Batu, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru.
Menurut keterangan saksi yang juga penjaga gudang, Firman, saat itu mobil tersebut sedang dalam perbaikan dan pengelasan pada tanki yang bocor.
Saksi mengatakan, pegawai bengkel bernama Doner mengelas tangki itu bersama Habibi Mudin Daulay, dan disaksikan sopir Jarmalis serta kernet Riko Ismaul.
"Tanpa disadari tabung minyak yang dalam keadaan kosong tersebut meledak dan mengakibatkan korban sebanyak empat orang," kata Guntur Aryo Tejo.
Doner Daulay menderita luka bakar di bagian lengan kanan, Habibi Mudin Daulay pada bagian perutnya, Riko Ismaul memar pada kaki, sedangkan Jarmalis meninggal dunia dengan kondisi perut pecah.
Semua korban, kata dia, sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Sementara tempat kejadian perkara juga sudah diamankan. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026