Jakarta, (Antara) - Anggota DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Farouk Muhammad mendapat dukungan dari 65 anggota DPD terpilih untuk menjadi Ketua DPD RI periode 2014-2019. "Dukungan 65 anggota DPD itu tersebar merata dari Indonesia bagian barat, tengah, dan timur," kata anggota DPD RI dari Provinsi Riau, Abdul Gaffar Usman, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin. Menurut Abdul Gaffar, Farouk Muhammad adalah figur yang dinilai mampu merumuskan, memperjuangkan, dan melaksanakan aspirasi anggota DPD periode 2014-2019 guna memperkuat kelembagaan DPD RI. Ia menegaskan, calon ketua DPD RI mendatang harus memiliki empat dimensi yakni, prestasi, dedikasi, loyalitas kelembagaan, dan tidak tercela. "Ketua DPD RI mendatang juga harus memiliki pengalaman sehingga kinerja DPD RI bisa langsung bekerja dengan cepat," katanya. Abdul Gaffar yang mendukung Farouk Muhammad menilai, mantan Gubernur Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini memiliki prestasi yang baik, di internal maupun eksternal DPD RI. Farouk yang menduduki jabatan sebagai Ketua Panitia Akuntablitas Publik DPD RI, menurut Abdul Gaffar, juga memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi kepada lembaga DPD RI. Gaffar juga mengingatkan, agar lembaga DPD RI dipimpin oleh tokoh yang memiliki kinerja baik, berintegritas tinggi, serta tidak tercela. "Marwah kelembagaan DPD RI harus tetap terjaga. Kalau sampai salah pilih sopir, bisa terjadi kecelakaan," katanya. Anggota DPD RI terpilih dari Provinsi Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja mengatakan, Farouk adalah adalah figur yang tepat untuk memimpin DPD ke depan. Karena itu, kata dia, tata tertib pemilihan pimpinan DPD RI harus bisa melahirkan kepemimpinan yang menguatkan lembaga DPD RI. Anggota DPD RI dari Provinsi Sulawesi Utara, Benny Ramdhani, menegaskan Farouk Muhammad bersama Irman Gusman, dan GKR Hemas adalah tokoh yang tepat dalam memimpin DPD ke depan, karena memiliki prestasi dan kepemimpinan yang baik. Benny menegaskan, dirinya akan menyampaikan kepada koleganya dari Sulawesi Utara untuk mendukung paket tiga tokoh tersebut menjadi pimpinan DPD RI. "DPD RI yang merupakan representasi daerah, saat ini memiliki peran strategis untuk perubahan dan kemajuan daerah, sehingga pemilihan pimpinan DPD RI harus berjalan fair," katanya. Sementara itu, Farouk Muhammad mengatakan, dukungan anggota DPD RI terpilih kepada dirinya terus mengalir yang memintanya untuk menjadi Ketua DPD RI Periode 2014-2019. Farouk berjanji, jika mendapat amanah dari para anggota untuk menjadi Ketua DPD RI, dia akan menjadikan lembaga DPD RI lebih berwibawa dan bisa dibanggakan dalam memperjuangkan kepentingan daerah. "Kita akan berusaha menjadikan potensi para anggota sebagai kekuatan utama untuk bersinergi membangun komunikasi dengan lembaga negara lainnya terutama DPR RI agar aspirasi daerah terakomodasi dalam setiap pengambilan kebijakan di tingkat nasional," kata Farouk. (*/jno)