Kepala Junta Thailand Katakan Siap Menjadi PM Sementara
Jumat, 22 Agustus 2014 18:12 WIB
Bangkok, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemimpin kudeta Thailand Prayuth Chan-ocha Kamis mengatakan bahwa ia siap untuk menjadi perdana menteri sementara, tetapi tidak mengungkapkan rencana kerja langsung.
Setelah dukungan kerajaan diberikan, kabinet segera dibentuk secara ketat akan mematuhi agenda dan jadwal yang ditetapkan oleh Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban (NCPO), nama resmi junta yang menggelar kudeta 22 Mei, kata perdana menteri sementara yang baru dipilih itu seperti dikutip oleh Bangkok Post.
Majelis Legislatif Nasional (NLA), atau badan legislatif sementara pasca-kudeta, memilih Prayuth sebagai perdana menteri ke-29 Thailand pada Kamis pagi.
Tidak ada kandidat lain yang dinominasikan untuk pemilihan itu dengan kepala NCPO tersebut.
Hasil persidangan itu diharapkan diteruskan untuk mendapat dukungan kerajaan dalam sehari, menurut Ketua NLA Pornpetch Wichitcholchai.
Menurut peta-jalan NCPO, pemilihan umum baru diharapkan akan berlangsung sekitar Oktober 2015 dan pemerintah yang dipilih akan terbentuk pada akhir tahun depan.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Pheu Thai yang pernah berkuasa, Chavalit Wichayasut, mendesak perdana menteri yang akan dilantik untuk mencabut undang-undang darurat yang telah diberlakukan sejak Mei.
Dia mengatakan penghapusan hukum daruat akan mengembalikan kepercayaan wisatawan dan investor di dalam negeri. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Amnesty International deteksi sejumlah perusahaan terus memasok avtur untuk junta Myanmar
03 March 2023 6:26 WIB, 2023
Kekerasan dan pelanggaran berat HAM meningkat, Uni Eropa kembali jatuhkan sanksi kepada junta Myanmar
21 February 2023 11:58 WIB, 2023
Pimpin pemerintahan transisi, Junta militer Guinea tunjuk Beavogui sebagai perdana menteri
07 October 2021 8:28 WIB, 2021
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Aung San Suu Kyi ditahan militer, klaim sebagai respons atas kecurangan pemilu
01 February 2021 11:16 WIB, 2021
Junta Thailand Kerahkan Pasukan Keamanan di Bangkok untuk Kekang Protes
08 June 2014 19:21 WIB, 2014
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018