MUI: ISIS Lebih Berbahaya dari Kelompok Radikal
Rabu, 13 Agustus 2014 17:00 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengatakan organisasi Negara Islam Irak dan Suriah atau "Islamic State of Iraq and Syiria" (ISIS) lebih berbahaya dari kelompok radikal di Tanah Air.
"Lebih berbahaya dari kelompok radikal. Kalau kelompok lain menjadikan Amerika sebagai musuh, namun ISIS menjadikan umat Islam sebagai musuh," ujar Din di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan ISIS dapat menggoyahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Eksistensi bangsa yang merupakan hasil perjuangan umat Islam dapat terancam," jelas dia.
ISIS menjadi sangat berbahaya karena sarat dengan kekerasan, perusakan, demonstrasi, maupun penggunaan senjata.
"Saya mengamati pelakunya adalah kelompok lama. Jadi ini sama saja dengan barang lama kelompok baru," cetus dia.
Pemerintah, sambung dia, harus berperan aktif dalam melakukan antisipasi terhadap gerakan tersebut.
"Kita tidak punya data. Ada sebagian yang mengatakan kalau mereka adalah alumni Afganistan pada 1979, yang dilatih CIA untuk melawan Uni Soviet. Tapi sekali lagi, kita tidak punya data siapa saja yang terindikasi," terang dia.
Din mengatakan organisasi ISIS tidak sesuai dengan ajaran Islam. Dalam menyebarkan ajarannya, ISIS menghalalkan kekerasan, seperti bom bunuh diri, menjarah bank, melakukan pembunuhan massal, serta merusak
tempat-tempat suci.
MUI dan perwakilan 38 ormas Islam melarang ISIS, namun memutuskan tak perlu menetapkan fatwa haram.
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan pendidikan kunci utama agar tidak terlibat ke dalam ISIS.
"Dalam konteks membentengi diri sendiri, pendidikan kunci utamanya," tutur Lukman. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Densus 88 tangkap terduga seorang teroris terafiliasi ISIS di Sulawesi Selatan
25 May 2025 13:01 WIB
Densus 88 awasi lima fasilitator keuangan ISIS yang diduga asal Indonesia
11 May 2022 11:13 WIB, 2022
Densus 88 tangkap 12 tersangka teroris JI dan pendukung ISIS di sejumlah daerah
17 March 2022 10:18 WIB, 2022
Polri sebut 10 terduga teroris yang ditangkap di Merauke Papua telah berbaiat ke ISIS
01 June 2021 5:55 WIB, 2021
ISIS akui bertanggung jawab serangan Jeddah, sembunyikan bom rakitan di pemakaman
13 November 2020 8:02 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018