DPD Golkar Jatim Inginkan Munas Dilaksanakan 2015
Minggu, 10 Agustus 2014 7:06 WIB
Partai Golkar. (Antara)
Surabaya, (Antara) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur menginginkan Musyawarah Nasional partai tersebut tetap berlangsung pada tahun 2015.
"Kami (menilai pelaksanaan Munas) tetap sama seperti keputusan Munas di Pekanbaru, Riau yaitu pada tahun 2015," kata Ketua DPD Golkar Jawa Timur Zainudin Amali di Surabaya, Sabtu malam.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara ramah tamah dan halalbihalal bersama keluarga besar Partai Golkar Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu (9/8) malam yang juga dihadiri kandidat ketua umum Partai Golkar M.S Hidayat.
Dia menegaskan, keputusan Munas di Pekanbaru harus konsisten dilaksanakan oleh para kader Partai Golkar.
Namun dia menilai, politik di internal partainya bersifat dinamis sehingga apabila ada perkembangan lain terkait waktu pelaksanaan Munas maka DPD I Golkar Jatim ikut perkembangan tersebut.
"Dinamika partai sangat dinamis, sehingga kami ikut perkembangan," ujarnya.
Hal itu terkait dengan adanya wacana percepatan pelaksanaan munas yaitu pada Oktober 2014.
Menurut dia, pelaksanaan munas harus tetap mengacu pada aturan legal organisasi tersebut.
Selain itu menurut dia, terkait adanya kader partai yang ingin mengusahakan percepatan pelaksanaan munas, maka lebih baik diserahkan pada kewenangan DPP Partai Golkar.
"DPP Golkar sudah ada panduan apa yang harus dilakukan (terkait kader yang tidak mematuhi peraturan partai) karena itu merupakan wewenang DPP Golkar," katanya.
Ketua DPD Golkar Surabaya Adies Kadir mengatakan, strukturnya mengikuti hasil yang diputuskan DPP Partai Golkar terkait waktu pelaksanaan Munas. Dirinya tidak mempermasalahkan pelaksanaan waktu munas apakah di tahun 2014 atau 2015.
"Kami ikuti apa kata DPP Golkar, mau 2014 atau 2015 kami ikut saja. Golkar Jatim tidak susah," katanya.
Beberapa kalangan internal Golkar masih memperdebatkan pelaksanaan Munas, ada yang meminta untuk dipercepat pada Oktober 2014 melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa karena Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dinilai gagal dalam memimpin partai.
Sementara itu, beberapa pengurus harian DPP Partai Golkar tetap mengacu pada rekomendasi Munas Riau pada 2009 yaitu Munas dilakukan pada 2015. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota minta Golkar bantu percepatan sinkronisasi program pusat di Sawahlunto
23 November 2025 13:25 WIB
Panitia musda Golkar Dharmasraya tetapkan Adi Gunawan sebagai calon tunggal
18 October 2025 18:20 WIB
Pemerintah targetkan Irigasi Anai II alirkan air hingga Pariaman pada 2026
30 September 2025 18:52 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018