Bandarlampung, (Antara) - Arus balik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Soekarno-Hatta mengalami kemacetan yang cukup panjang pada H+5 setelah hari raya Idul Fitri 1435 H.
Di sejumlah titik dari objek wisata Pasir Putih, Kalianda, hingga Simpang Tiga Panjang, Bandarlampung, Sabtu, terjadi kemacetan yang cukup panjang kurang lebih delapan kilometer ke arah Pelabuhan Bakauheni.
Sejumlah kendaraan pribadi pun hanya sanggup berjalan dengan kecepatan 30Km/jam. Kemacetan pun terjadi dari pukul 10.15 WIB hingga 13.15 WIB, demikian laporan wartawan Antara.
Arus balik pada Sabtu didominasi oleh kendaraan minibus dan pribadi. Khusus untuk kendaraan roda dua belum mengalami peningkatan, katanya.
Kendaraan besar seperti truk dan bus pun menambah kemacetan di ruas jalan tersebut. Sementara itu objek wisata pantai juga mulai ramai pengunjung.
Namun, kemacetan terparah terjadi di simpang tiga Kecamatan Panjang. Hal ini disebabkan karena, ruas jalan yang sempit dan banyaknya kendaraan yang melintas.
Sejumlah titik pun, terjadi kecelakaan akibat laju kendaraan yang sangat cepat. Terhitung, ada dua kali kecelakaan yang diduga karena pengemudi mengantuk.
Pemudik pun, mengejar keberangkatan kapal pada sore hari agar sampai di Merak pada pagi hari, mengingat Senin (4/8) sudah masuk kerja untuk PNS dan perusahaan swasta.
Sepanjang pantauan di Jalinsum, arus kendaraan terus meningkat. Diprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada malam hari ini. (*/jno)