Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Beberapa TPS
Rabu, 9 Juli 2014 5:26 WIB
Padang Aro, (Antara) - Calon presiden nomor urut 1 Prabowo-Hatta menang mutlak di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Solok Selatan.
Ketua TPS 4 Sangir Yulisman, di Padang Aro, Rabu, mengatakan jika pencoblosan dan penghitungan suara di tempatnya sudah selesai dan Prabowo-Hatta unggul mutlak dari Jokowi-JK.
Pada TPS 4 Sungai Aro Nagari Lubuak Gadang Timur Kecamatan Sangir Prabowo-Hatta memperoleh 206 suara sedangkan Jokowi-JK hanya 60 suara.
"Kita sudah selesai melakukan penghitungan pukul 14.00 WIB dan hasilnya Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-Jk dengan selisih yang cukup jauh," katanya.
Dia mengatakan, antusias warga di TPS tersebut tidak terlalu buruk yaitu dari 351 Daftar Pemilih Tetap (DPT) hanya 82 yang tidak memberikan hak suaranya.
"Dari 351 DPT hanya 82 yang tidak memberikan hak suaranya sedangkan yang dinyatakan tidak sah hanya tiga lembar," jelasnya.
Selain itu pada TPS 5 Sangir juga masih dimenangi oleh Prabowo-Hatta dengan selisih yang cukup signifikan.
Pada TPS 5 tersebut calon presiden Prabowo-Hatta memperoleh 232 suara sedangkan Jokowi-JK hanya 60 suara.
Petugas pada TPS 5 Endang mengatakan, jika jumlah DPT di TPS tersebut yaitu sebanyak 382 pemilih dan yang memberikan hak suaranya berjumlah 293 orang dan hanya satu suara yang tidak sah.
Sedangkan pemilih yang tidak berpartisipasi pada TPS 5 sesuai DPT hanya 89 orang.
Sedangkan pada TPS 24 Koto Tinggi dengan jumlah DPT mencapai 546 yang memberikan hak suaranya hanya 319 orang.
Pada TPS 24 capres dan cawapres Prabowo-Hatta juga menang dengan selisih cukup jauh dari pasangan Jokowi-JK.
Di TPS 24 pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 262 suara sementara Jokowi-JK sebanyak 57 suara dan sebagian besar masyarakat sekitar tidak menggunakan hak pilihnya.
Komisioner KPU Solok Selatan Nila Puspita mengatakan, jika partisipasi pemilih di daerah itu pada pilpres berkemungkinan menurun jika dibandingkan dengan saat pileg.
"Jika saat Pileg hampir setiap jorong memiliki calon sehingga ada kepentingan yang diwakili tetapi pada pilpres hal demikian tidak ada sehingga warga enggan datang ke TPS," katanya. (*/rik)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK dalami dugaan calon maba titipan saat periksa tiga Warek Universitas Jenderal Soedirman
17 September 2026 4:25 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018