Jakarta, (Antara) - Sofyan Hospitality akan mengelola delapan hotel milik Permaisuri Hotels and Resort Malaysia berbasis syariah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama kedua pihak di Jakarta.
"Melalui penandatanganan ini, kami akan melakukan pengelolaan dan akan mensinergikan pengalaman dari Hotel Sofyan di Indonesia dan Hotel Permaisuri di Malaysia," ujar Pemilik Hotel Soyfan, Riyanto Sofyan di Jakarta, Selasa.
Riyanto mengatakan bahwa pengelolaan tersebut akan menggunakan standar yang diterapkan oleh Hotel Sofyan, karena dinilai lebih lama menjalankan konsep syariah perhotelan.
Selain itu, lanjutnya, Hotel Sofyan juga telah meraih sertifikat Badan Syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia pada 2003 dan ISO 9001:2008 untuk manajemen mutu, yang diakui oleh badan-badan asosiasi syariah di ASEAN.
"Bahkan, perwakilan pemerintah Malaysia berkunjung ke Indonesia untuk membangun standar syariah di bidang perhotelan. Alhamdulillah kami lebih maju sedikit soal standar, yang dibuktikan dengan berbagai sertifikasi," ujar Riyanto.
Selain itu, lanjut Riyanto, penandatanganan tersebut juga mendorong promosi bersama dengan menyalurkan wisatawan Muslim Indonesia yang berkunjung ke Malaysia dan sebaliknya, untuk menginap di hotel milik kedua belah pihak tersebut.
Menurutnya, wisatawan Muslim Malaysia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 24 persen dari jumlah masyarakat Malaysia, sedangkan wisatawan Indonesia yang datang ke Malaysia adalah nomor dua terbesar, sehingga potensi pasarnya sangat besar.
Oleh karena itu, Riyanto menargetkan tingkat keterisian kamar di Hotel Sofyan meningkat 15 persen dari angka okupansi rata-rata 75 persen per tahun pasca-penandatangan Nota Kesepahaman.
Riyanto berharap, kerja sama tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan pariwisata syariah di Indonesia dan Malaysia. (*/sun)