Polda Kalteng Anggap PSSI Hanya Lakukan Absensi
Senin, 10 Desember 2012 16:53 WIB
Palangka Raya, (ANTARA) - Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah AKBP Pambudi di Palangka Rya, Senin, menilai bahwa apa yang dilakukan PSSI di lobbi hotel Hotel Aquarius Boutique bukanlah Kongres Luar Biasa (KLB), tapi sekedar absensi atau verifikasi kehadiran pengurus.
"Kongres Luar Biasa PSSI tidak disetujui karena tidak mengantongi izin dari pemerintah pusat untuk menggelar kegiatan tersebut, sehingga kepolisian tidak dapat memberikan izin," kata Pambudi.
Menurutnya, apa yang dilakukan pengurus PSSI di lobbi hotel tidak menjadi masalah karena PSSI hanya melakukan absensi keharidan peserta.
Sampai dengan berita ini ditulis, pihak kepolisian tidak mau memberikan banyak komentar terkait dengan pelaksanaan Kongres Luar Biasa PSSI tersebut.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lapangan, sekitar 40 personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan kegiatan penolakan pemberian izin kongres tersebut.
Ratusan pengurus PSSI dan aparat keamanan terlihat berjaga-jaga di lobbi hotel.
Meski demikian suasana tetap terjaga secara kondusif, tanpa ada permasalahan yang dapat memicu konflik.
Ketua Umum PSSI Djohar Ariffin Husin yang didampingi Sekretaris Jenderal Halim Mahfudz menyatakan, mereka telah melakukan kongres luar biasa.
"Tempat dilaksanakannya kongres tidak masalah meski dimana saja, yang penting semua sesuai dengan aturan dan memenuhi persyaratan. Kami tetap mengklain kongres ini sah dengan disaksikan oleh perwakilan dari FIFA dan AFC," kata Djohar.
Sebanyak 97 orang pemilik suara (voter) dan ratusan pengurus PSSI dari provinsi serta klub sepak bola berkumpul di lobbi mengikuti kongres luar biasa tersebut.
Hasil KLB PSSI ini memutuskan membatalkan MoU dengan KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC).
MOU yang dibatalkan tersebut berisi kesepakatan untuk penyelesaian tiga hal utama, yaitu perubahan statuta, pengembalian empat anggota komite eksekutif PSSI yang dipecat dengan syarat meminta maaf dan diberi waktu satu bulan, serta penyatuan liga. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR duga polisi tembak warga di Kalteng karena ingin beli sabu
18 December 2024 12:48 WIB, 2024
Perkuat sistem kelistrikan Kalteng-Kalbar, PLN tuntaskan pembangunan SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara
23 November 2024 9:47 WIB, 2024
Tengkorak manusia ditemukan di Kapuas diduga mahasiswa ULM yang hilang
13 October 2024 8:37 WIB, 2024
PB PODSI jelaskan penyebab Jawa Barat dan Kalteng didiskualifikasi
15 September 2024 15:14 WIB, 2024
CEO Kalteng Putra FC nilai Erick Thohir dan Nyalla calon kuat Ketua Umum PSSI
18 January 2023 6:44 WIB, 2023
Tiga kali ditarik buaya ke dalam sungai, ibu ini selamat setelah berteriak keras hingga gigitan buaya lepas
24 May 2022 9:36 WIB, 2022