KPK Ajak Masyarakat Laporkan Harta Kekayaan Capres
Senin, 2 Juni 2014 18:37 WIB
Jakarta, (Antara) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat untuk ikut menyampaikan laporan harta kekayaan calon presiden dan calon wakil presiden hingga Rabu (25/6).
"Saat ini KPK sedang melakukan telaah terhadap laporan harta kekayaan dari calon presiden dan calon wakil presiden. Partisipasi masyarakat itu kami gunakan sebagai bahan untuk melakukan klarifikasi dari dokumen harta kekayaan calon presiden dan wakil presiden yang telah dilaporkan ke KPK," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Jakarta, Senin.
Masyarakat, lanjut Johan, dapat melaporkan data harta kekayaan calon presiden dan calon wakil presiden langsung ke Direktorat Pengaduan Masyarakat di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan atau ke surat elektronik pengaduan@kpk.go.id serta informasi.lhkpn@kpk.go.id.
"Hasil klarifikasi ini akan kami serahkan ke Komisi Pemilihan Umum pada 1 Juli 2014," katanya.
KPK juga akan melakukan klarifikasi langsung ke lokasi tempat tinggal calon presiden dan calon wakil presiden, tapi Johan belum menyebut kepastian waktu klarifikasi langsung itu.
Johan mengatakan KPK hanya menyampaikan hasil klarifikasi harta kekayaan pasangan calon presiden dan wakil presiden itu ke KPU dan tidak memutuskan keabsahan tiap-tiap pasangan jika terdapat laporan harta kekayaan yang belum dilaporkan ke KPK.
Selain mengajak masyarakat untuk melakukan klarifikasi laporan harta kekayaan calon presiden dan calon wakil presiden, KPK juga tengah bekerja sama dengan KPU untuk menyusun materi debat calon presiden dan calon wakil presiden.
"Materinya terkait komitmen pasangan calon presiden dan wakil presiden terhadap pemberantasan korupsi. Saya kira rakyat akan melihat itu," kata Johan.
Masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden telah menyampaikan laporan harta kekayaan mereka ke KPK pada akhir Mei.
"Dalam konteks ini, laporan harta kekayaan yang disampaikan calon presiden dan calon wakil presiden merupakan salah satu pemenuhan syarat yang ditetapkan KPU," ujar Johan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Meriahkan Bulan K3 Nasional 2026, PLN UID Sumatera Barat ajak anak berkreasi lewat lomba mewarnai
27 January 2026 11:07 WIB
Menteri Nusron ajak pegawai berkomitmen bersama tingkatkan layanan pertanahan
14 January 2026 17:55 WIB
Ajak sekolah sukseskan, Wawako Maigus Nasir : Smart Surau dirancang untuk perkuat karakter generasi muda
14 January 2026 17:22 WIB
Menyongsong tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN ajak jajaran kerja bersama dukung program kerja
06 January 2026 15:21 WIB
Polres Pasaman Barat ajak masyarakat jaga kamtibmas saat pergantian tahun
31 December 2025 21:34 WIB
Bupati Pesisir Selatan serukan kewaspadaan cuaca ekstrem dan ajak masyarakat gelar doa bersama
12 December 2025 4:38 WIB