Logo Header Antaranews Sumbar

Amin: Kini Saatnya Satria Muda Kembali Juara

Minggu, 1 Juni 2014 11:59 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Amin Prihatono menilai sudah saatnya kini tim Satria Muda Britama kembali menjadi juara kompetisi bola basket di Tanah Air yaitu Speedy National Basketball League (NBL) setelah musim sebelumnya diambil oleh tim sekota yaitu Aspac. "Modal kita di babak reguler cukup bagus. Memang kami mampu menjadi juara, tapi juara yang semestinya adalah menang di babak Champioships Series nanti," kata Amin di sela acara "Mini Race 2014: Ujicoba Sepatu Volans 2.0 dan Kumo" di Parkir Timur Jiexpo Kemayoran Jakarta, Minggu. Menurut dia, persaingan di babak Champioships Series yang sesuai dengan rencana akan digelar di GOR UNY Yogjakarta, 6-14 Juni, bakal berlangsung lebih ketat. Apalagi tim-tim yang masuk babak ini telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Meski timnya dalam posisi unggulan, Amin mengaku perjuangan di lapangan tidak mudah. Ada empat tim yang dinilai akan memberikan perlawanan sengit termasuk yang juara bertahan yaitu Aspac Jakarta. Selain itu ada Pelita Jaya, CLS Surabaya dan Garuda. "Kekuatan tim semuanya merata. Kami melihat persaingan jauh lebih ketat dibanding sebelumnya. Khusus untuk Garuda saya sangat mengapresiasi perjuangan pemain-pemain mudanya," katanya menambahkan. Pemain dengan posisi small guard itu mengaku, untuk menghadapi Champioships Series, pihaknya telah melakukan latihan rutin sesuai dengan program yang telah dibuat oleh pelatih Cokorda Raka Satrya Wibawa. Sesuai regulasi, delapan besar klasemen akan dibagi dalam dua pool. Satu kelompok berisikan peringkat 1, 4, 5, dan 8. Kelompok lainnya berisi peringkat 2, 3, 6, dan 7. Pada babak ini, pertandingan akan menggunakan sistem "double elimination", yaitu tim harus kalah dua kali sebelum tersingkir. Jika dilihat dari regulasi, Satria Muda pada pertandingan pertama akan menghadapi peringkat delapan yaitu Bimasakti Nikko Steel Malang. "Kami berharap bisa bermain baik dan mampu lolos ke final. Juara adalah target kami," kata pemain yang mendapatkan dukungan dari perusahaan peralatan olahraga League selama tiga tahun terakhir ini. Satria Muda Britama pada NBL musim 2013/2014 ini kembali menjadi kekuatan yang menakutkan setelah mayoritas pemain yang sebelumnya memperkuat tim Indonesia Warriors yang turun di level Asia Tenggara, beraksi kembali, seperti sebut saja ada Christian Ronaldo Sitepu dan Amin Prihantono sendiri. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026