Logo Header Antaranews Sumbar

Pasukan Yaman Bunuh Tujuh Gerilyawan Al Qaida

Minggu, 18 Mei 2014 16:02 WIB
Image Print

Aden, (Antara/AFP) - Pasukan Yaman menewaskan tujuh gerilyawan Al Qaida dalam satu bentrokan senjata terpisah Sabtu sementara seorang serdadu tewas dalam baku tembak ketika militer melancarkan serangan terhadap kelompok garis keras itu, kata para pejabat. "Lima anggota Al Qaida" tewas di Provinsi Shabwa, Yaman selatan ketika bentrokan senjata meletus setelah gerilyawan menyerang satu konvoi militer, kata seorang pejabat keamanan. Seorang tentara tewas dan lima lainnya cedera dalam baku tembak di timur kota Ataq, kata pejabat itu. Sebelumnya kementerian pertahanan dalam laman beritanya 26sept.net news mengatakan pasukan angkatan darat menewaskan "dua gerilyawan Arab Saudi, Ibrahim Hamad dan Ahmed al-Harbi," di kota Azzan juga di Shabwa. Tentara merebut Azzan setelah melakukan operasiya 29 April, tetapi terus teribat baku tembak dengan gerilyawan Al Qaida yang masih bertahan di rumah-rumah di Azzan,kata para saksi mata. Provinsi-provinsi Abyan dan Shabwa dan provins tenga Baida telah jadi pusat serangan itu. Presiden Abdrabuh Mansur Hadi berikrar Kamis untuk mengusir Al Qaida dari seluruh pangkalannya yang tersisa dengan memperluas operasi ke daerah-daerah lain. Ia menyebut Marib, timur Sanaa, tempat Al Qaida berkedudukan kuat. Seorang pejabat militer yang dikutip kantor berita pemerintah Saba Sabtu mengatakan "para anggota Al Qaida masih diburu" dan menegaskan bahwa operasi "akan terus dilakukan sampai mereka ke luar dari daerah-daerah itu." Pejabat itu mendesak masyarakat agar waspada pada gerilyawan "yang lari" dari Mahfad dan Shabwa ke daerah-daerah tetangga. Kelompok Al Qaida Semenanjung Arab, mengambil keuntugan dari pemberontakan tahun 2011 yang memaka presiden Ali Abdullah Saleh mundur untuk merebut daerah-daerah luas di selatan dan timur. Militer merebut kembali beberapa kota besar tahun 2012 tetapi berjuang untuk merebut kembali daerah-daerah pedesaan kendatipun merekrut sekutu-sekutu milisi dikalangan suku-suku lokal. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026