
Obama-Hollande Peringatkan Rusia Sanksi-Sanksi Baru Ukraina

Washington, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Prancis Francois Hollande Jumat memperingatkan Rusia dengan sanksi-sanksi baru signifikan jika Moskow terus meningkatkan perilaku "provokatif dan pengacauannya" di Ukraina. Selama pembicaraan per telepon mereka, pemimpin AS dan Prancis juga membahas pengejaran lebih dari 200 siswi sekolah yang diculik di Nigeria dan satu konferensi di Paris di mana Hollande menjadi tuan akhir pekan ini mengenai memberantas kelompok gerilyawan Boko Haram yang menahan mereka. "Kedua presiden menggarisbawahi bahwa Rusia akan menghadapi tambahan biaya yang signifikan jika terus berperilaku provokatif dan mengacau," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan. "Presiden Obama memuji upaya pemerintah Ukraina untuk menyatukannegara dengan mengadakan pemilihan presiden yang bebas dan adil pada 25 Mei, yang akan menyebabkan proses reformasi konstitusi yang inklusif." Washington telah memperingatkan Rusia bahwa pihaknya akan menghadapi sanksi-sanksi "sektoral" secara langsung menargetkan ekonominya jika dinilai mengganggu pemilu Ukraina. Pernyataan itu tidak mengatakan apakah Obama telah mendesak Hollande untuk membatalkan penjualan dua kapal induk helikopter Prancis senilai 1,6 miliar dolar AS kepada Moskow, yang pemerintah AS telah gambarkan sebagai tidak pantas menyusul tindakan negara itu menganeksasi Krimea. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
