Logo Header Antaranews Sumbar

15 Tewas, 17 Cedera Dalam Bentrokan di Filipina Selatan

Rabu, 30 April 2014 12:52 WIB
Image Print

Kota Zamboanga, Filipina, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak 14 orang yang diduga sebagai anggota Abu Sayyaf dan seorang personel Marinir tewas selama bentrokan antara gerilyawan dan prajurit pemerintah di Filipina Selatan, Selasa malam (29/4), kata seorang pejabat militer, Rabu. Kapt. Ryan Lacuesta, Perwira Operasi Militer Sipil dari Brigadi Marinir Ke-2, mengatakan 17 prajurit dan sejumlah anggota Abu Sayyaf juga cedera selama baku-tembak yang berlangsung selama tiga jam di Desa Kanjimao di Kota Kecil Patikul, Provinsi Sulu. Lacuesta mengatakan prajurit Marinir Filipina sedang melaksanakan operasi pembersihan terhadap satu kamp yang direbut oleh tentara pada Senin, ketika mereka berhadapan dengan anggota Abu Sayyaf yang berusaha merebut kembali daerah kantung mereka. Ia menyatakan baku-tembak kecil mulai terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu. Bentrokan sengit di lapangan membuat militer melancarkan pemboman udara dan artileri darat. Lacuesta mengatakan personel dan perwira yang cedera dibawa ke rumah sakit trauma militer di Provinsi Jolo untuk diobati. Ia menyatakan operasi pengejaran masih berlangsung untuk melacak anggota Abu Sayyaf yang berhasil meloloskan diri. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026