
Analis: Saham Perbankan dan Telekomunikasi akan Tertekan

Jakarta, (ANTARA) - Saham sektor perbankan dan telekomunikasi seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT) diprediksi akan mengalami tekanan pada Selasa (4/12). Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro, mengatakan tekanan yang diperoleh saham-saham tersebut setelah mengalami penguatan signifikan pada perdagangan Senin (3/12). "Aksi 'profit taking' akan membayangi saham ini sehingga diperkirakan mengalami koreksi," katanya di Jakarta, Selasa. Yualdo menambahkan untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa dibuka melemah seiring sentimen negatif dari penurunan indeks di bursa AS. Pada pembukaan sesi I perdagangan Selasa, IHSG melemah 20,48 poin (0,48 persen) ke posisi 4.281,96, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 turun 5,23 poin (0,71 persen) menjadi 728,43. Untuk kondisi bursa global, bursa AS ditutup melemah pada perdagangan semalam meski di awal perdagangan sempat dibuka menguat seiring kenaikan bursa Asia dan Eropa. Sentimen negatif dari rilis data manufaktur AS pada November yang kembali terkontraksi ke level 49,5, sehingga kembali memunculkan pesimisme terhadap pemulihan ekonomi AS. Di sisi lain, upaya kompromi untuk mengatasi masalah jurang fiskal (fiscal cliff) di AS kembali tidak pasti setelah Presiden Obama menolak proposal pemotongan anggaran senilai 1,2 triliun dolar AS dan tambahan pendapatan pajak senilai 800 miliar dolar AS dari Kongres yang dikuasai Partai Republik. Sementara mayoritas bursa Asia pada perdagangan Selasa ini dibuka melemah menyusul sentimen negatif dari data ekonomi AS dan pesimisme terkait kompromi solusi "fiscal cliff" di AS. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
