Logo Header Antaranews Sumbar

Pemberontak Kiri Serang Perusahaan Tambang Tiongkok di Filipina

Minggu, 6 April 2014 21:45 WIB
Image Print

Davao City, Filipina, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemberontak sayap kiri menyerang perusahaan pertambangan Tiongkok di Filipina selatan selama akhir pekan, membakar kendaraan-kendaraan dan melucuti penjaga, kata para pejabat polisi dan militer Minggu. Sekitar 100 gerilyawan bersenjata berat Tentara Rakyat Baru (NPA) menukik turun di Alston Mining Company di kota Tubay, di provinsi Filipina selatan Agusan del Norte, sekitar pukul 01.15 waktu setempat, kata Inspektur Martin Gamba, juru bicara kepolisian daerah Caraga. Para pemberontak, yang dipimpin oleh seorang komandan lokal bernama Dodi dari NPA Front 21 juga membakar beberapa gedung perkantoran, selain membakar empat truk sampah, cangkul perusahaan pertambangan yang dimiliki oleh warga negara Tiongkok, kata Gamba. Kapten Christian Uy, juru bicara Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat, mengatakan kepada Xinhua dalam pesan teks bahwa pemberontak juga menyita enam senapan dari penjaga , sebelum melarikan diri ke daerah hutan sebelah timur laut desa. "Kami duga pemerasan sebagai motif di balik kejadian ini," kata Uy, menambahkan bahwa operasi pengejaran sekarang sedang diluncurkan oleh pasukan pemerintah terhadap para pemberontak. NPA dengan kekuatan 4.000 pejuang adalah sayap bersenjata Partai Komunis Filipina, yang telah melakukan perang pemberontakan sayap kiri di 60 provinsi Filipina sejak 1969. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026