Logo Header Antaranews Sumbar

PDRC Thailand akan Tarik Surat Perintah Penangkapan 19 Pemimpin Inti

Rabu, 19 Maret 2014 15:49 WIB
Image Print

Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Pencabutan undang-undang darurat pada Rabu akan secara otomatis membatalkan berbagai tuduhan terhadap 19 pemimpin inti anti-pemerintah Thailand, kata pengacara Komite Reformasi Demokratis Rakyat (PDRC). Thaworn Senneam, pemimpin kunci PDRC, mengatakan bahwa para pengacara gerakan akan mengajukan petisi kepada Mahkamah Pidana untuk menarik tuduhan terhadap 19 anggota terkemuka itu. Pemerintah sebelumnya menuduh mereka melawan hukum mengumpulkan lebih dari lima orang dan mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi mereka. Juru bicara PDRC Akanat Promphan mengatakan, mengakhiri keadaan darurat tidak akan memiliki dampak pada aksi unjuk rasa anti-pemerintah dan kelompok itu tidak akan menyesuaikan strategi politiknya. Akanat mengatakan dia bersimpati dengan enam lembaga independen yang berniat untuk menengahi kebuntuan politik yang dibebankan secara tidak adil oleh kelompok-kelompok pro-pemerintah, untuk mencoba menghapus keputusan pemerintah . Enam lembaga independen pada Senin menawarkan untuk membentuk sebuah komite netral guna menengahi konflik politik dan mendorong dialog antara pemerintah sementara dan PDRC. Namun kedua pihak yang bertikai menolak tawaran itu. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026