Logo Header Antaranews Sumbar

Layanan Digital XL Tumbuh 65 Persen 2014

Kamis, 13 Maret 2014 21:35 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk menargetkan pendapatan dari layanan digital (digital services) sekitar Rp860 miliar, tumbuh sekitar 65 persen dibanding tahun 2013. "Layanan digital services menjadi lini bisnis baru dari XL, yang diharapkan pada tahun 2015 sudah mampu memberi kontribusi terhadap total pendapatan perusahaan 5--7 persen," kata Direktur Teknologi dan Digital Services XL Dian Siswarini di Jakarta, Kamis. Menurut Dian XL mulai menggarap layanan digital services sejalan dengan perkembangan pesat layanan digital, tercermin dari tingginya pertumbuhan smartphone, bertambahnya aplikasi, permintaan solusi digital dunia usaha, dan peningkatan pengguna layanan internet di tanah air. Ia menggambarkan pada tahun 2012 XL memasuki layanan digital services, kemudian pada tahun 2013 masa inkubasi dengan membangun ekosistem, selanjutnya pada tahun 2014 masa adopsi dengan meningkatkan jumlah pelanggan yang bergabung dengan digital services. "Pada tahun 2015 masa stimulasi, sedangkan tahun 2016 menjadi periode harvesting time", yakni layanan ini memasuki kontribusi yang lebih signifikan terhadap perusahaan," ujarnya. Saat ini XL memiliki delapan lini bisnis di luar layanan voice, SMS, dan layanan internet dengan 55 portofolio yang terus berkembang, antara lain Digital Entertainment, Mobile Advertising, Mobile Payment, dan Mobile Banking. Selain itu, XL Digital Service juga meluncurkan Machine to Machine (M2M), sebuah solusi yang menyediakan sarana komunikasi antarperangkat, cloud atau komputasi awan yang menyimpan data, pengolahan aplikasi, dan penyediaan infrastruktur, Bussines Development, dan juga layanan e-commerce, Elevania, cara baru belanja online. Untuk produk baru pada tahun 2014, XL Digital Services akan meluncurkan gudang aplikasi, serta meluncurkan program untuk mendukung kemajuan di desa-desa melalui XL Xmart Village. Menurut catatan, perputaran bisnis digital services di Indonesia saat ini mencapai sekitar Rp10 triliun. "Kami menargetkan pada tahun 2014 XL dapat menguasai pangsa pasar digital services sekitar 30 persen, lebih besar pangsa pasar XL keseluruhan," katanya. Untuk itu, kata Dian, XL pada tahun 2014 mengalokasikan dana investasi mengembangkan digital services sebesar 15--20 juta dolar AS. Saat ini digital services XL melayani lebih dari 300 korporasi dan menjalin kemitraan dengan sedikitnya 6.000 mitra merchant.(*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026