Logo Header Antaranews Sumbar

SPBU Shell di Indonesia resmi diakuisisi 100 persen oleh SEFAS Group

Kamis, 20 Agustus 2026 09:23 WIB
Image Print
Pengemudi ojek daring melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta dan ditargetkan stok BBM pulih pada akhir November. ANTARAFOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/agr (ANTARA FOTO/MUHAMMAD RIZKY FEBRIANSYAH)

Jakarta (ANTARA) - SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia, dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya.

"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," kata CEO SEFAS Group Ricky Roesli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, SEFAS Group akan melanjutkan proses untuk mengakuisisi kepemilikan penuh atas bisnis tersebut, dengan penyelesaian transaksi yang diperkirakan berlangsung tahun ini.

Ia mengatakan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga kegiatan operasional yang aman dan andal.

Ricky mengatakan pelanggan akan tetap melihat merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek, dengan kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan dan mitra.

"Kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis selanjutnya. Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang." ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa menjelaskan bahwa SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal.

"Selain itu kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya," katanya menambahkan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026