
Pesawat Pembawa Mantan PM Libya Berhenti di Malta

Roma, (Antara/AFP) - Pesawat pembawa mantan perdana menteri Libya Ali Zeidan berhenti sebentar untuk mengisi bahan bakar di Malta segera setelah ia digulingkan, kata Perdana Menteri Malta Joseph Muscat pada Rabu. "Pesawat itu berhenti di Malta dua jam untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke negara Eropa," kata Muscat dalam wawancara televisi tanpa memastikan tujuan akhirnya. Persinggahan itu terjadi beberapa jam setelah Zeidan Selasa kehilangan suara kepercayaan dalam parlemen Libya. Jaksa agung Libya Selasa malam memberlakukan larangan bepergian kepada Zeeidan karena ia diduga terlibat dalam penyelewengan dana publik. Muscat mengatakan ia bertemu dengan Zeidan sebentar selama persinggahan itu. Pertemuan itu adala satu tanda persahabatan pribadi antara mereka, katanya dan menambahkan Malta mengawasi dengan seksama yang terjadi di Libya. Zeidan digulingkan setelah kapal tangki berbendera Korea Utara mengangkut minyak mentah dari satu terminal minyak yang dikuasai pemberontak yang menerobos blokade angkatan laut dan melarikan diri ke laut lepas. Episode itu menandakan lemahnya pemerintah Zeidan, yang gagal menguasai bekas milisi pemberontak yang menguasai daerah-daerah mereka sendiri setela pemberontakan tahun 2011 yang mengakhiri pemerintah Muamar Gaddafi selama empat dasa warsa. Pemimpin itu bahkan pernah diculik sebentar oleh mantan milisi pemberontak di tengah ibu kota Tripoli Oktober lalu. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
