
Gita: Ambil Alih Blok Mahakam Mutlak

Jakarta, (Antara) - Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Gita Wirjawan menilai pengambilahan Blok Mahakam usai berakhirnya kontrak pada 2017 merupakan hal mutlak. "Tidak ada keraguan dalam keyakinan saya bahwa Blok Mahakam mutlak dimiliki dan dikelola oleh bangsa sendiri," kata Gita dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu. Hal tersebut disampaikan saat debat bernegara calon Presiden Konvensi Partai Demokrat di Samarinda, saat wacana pengambilalihan Blok Mahakam dari PT Total Indonesie ke Pemerintah Indonesia menjadi topik utama dalam debat itu. Sesi debat itu diikuti Dinno Patti Djalal, Ali Masykur Musa, Sinyo Harry Sarundajang, Marzuki Ali dan Hayono Isman. Namun, menurut Gita semua pihak juga harus sama-sama memastikan bahwa institusi pemerintah yang akan mengelolanya mutlak dibenahi tata kelolanya, manajemennya harus akuntabel. "Ini agar dapat dipastikan pengelolaannya bisa menciptakan kesejahteraan untuk rakyat," kata mantan Menteri Perdangan yang berhasil meloloskan Undang-undang Perdagangan baru-baru ini. Gita melihat persoalan Blok Mahakam bukan semata soal besaran bagi hasil pusat dan daerah. "Yang fundamental adalah bagaimana para pengelola negara menjujurkan diri dan tidak melakukan kejahatan korupsi yang melukai amanah rakyat. Sebenarnya, polemik Blok Mahakam menantang pemerintah pusat dan daerah untuk mampu meyakinkan publik, mereka benar-benar menjalankan manajemen yang bertanggungjawab. Ini mutlak," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
