
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Riau Lancar

Pekanbaru, (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) memastikan pendistribusian bahan bakar minyak bersubsidi di Riau mulai lancar dan berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sana telah menerima jatah penyaluran seperti biasanya. "Untuk di Riau, Pertamina juga telah bekerja keras yang diharapkan dapat mengatasi kelangkaan BBM di sana. Hari ini juga kondisinya mulai normal kembali," kata Assistant Customer Relation Fuel Retail Marketing Region I Pertamina, Sonny Mirath, kepada ANTARA Pekanbaru per telepon, Rabu. Targetnya, demikian Sonny, besok (Kamis 29/11), penyaluran BBM bersubsidi sudah merata ke sejumlah SPBU yang ada di Riau sehingga semuanya bisa normal kembali. Dia mengatakan, upaya normalisasi pendistribusian BBM bersubsidi jenis solar dan premium berlaku untuk seluruh wilayah Sumatra. "Bahkan untuk Riau, terutama Pekanbaru, BBM sudah mulai lancar dan antrian kendaraan sudah mulai berkurang di tiap SPBU. Artinya, situasinya juga mulai kondusf dan disarankan untuk masyarakat jangan panik," katanya. Sebelumnya, untuk beberapa wilayah kabupaten dan kota di Riau sempat mengalami kelangkaan BBM bersubsidi. Selain di Kota Dumai, kelangkaan BBM juga terasa di Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru, dimana sejumlah SPBU di wilayah ini mulai kehabisan BBM bersubsidi sehingga terpaksa tidak bisa melayani konsumen. PT Pertamina Refinery Unit II beberapa waktu lalu juga menegaskan bahwa kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dan solar di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Riau bukan disebabkan adanya kegagalan produksi di Kilang Dumai. "Sejauh ini produksi minyak di Kilang Pertamina RU II Dumai tidak ada masalah dan masih lancar-lancar saja," kata Legal and General Affairs Manager Pertamina RU II Dumai, Hendra Tria Putra Nasution. Dia menjelaskan, Kilang Pertamina RU II Dumai sejauh ini masih mengelola sebanyak 170 ribu barell minyak bumi per hari yang di bagi menjadi berbagai jenis bahan bakar baik solar maupun premium. Hendra mengatakan, wilayah ditristibusi minyak hasil produksi Kilang Pertamina RU II Dumai mengarah pada lima provinsi yang didistribusikan lewat Pertamina Unit Pemasaran (UPMs) I. Lima wilayah yang dimaksud, demikian Hendra, meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau dan Provinsi Riau. "Sementara untuk yang mengatur masalah distribusi BBM ini adalah pihak Bidang Perencanaan Operasi Pertamina Pusat," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
