
Kerry Tuntaskan Rencana Lawatan Baru ke Asia

Washington, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menuntaskan rencana lawatannya mendatang ke Asia yang dijadwalkan untuk fokus sebagian pada perubahan iklim. Meskipun belum ada tanggal yang diumumkan, diplomat tertinggi AS itu mengungkapkan akhir pekan bahwa ia berencana untuk kembali ke China dalam beberapa pekan mendatang. Dalam tweet pada Selasa, Kerry mengatakan ia baru saja bertemu dengan Asisten Menteri Luar Negeri untuk Asia Danny Russel dan kepala iklim Todd Stern sebelum perjalanan mendatang saat perubahan iklim akan menjadi tema utama. Ini akan menjadi perjalanan keempat Kerry ke Asia ketika pemerintah AS berusaha untuk menyeimbangkan kawasan tersebut, namun Juru Bicara Departemen Luar Negeri Jen Psaki, Rabu, menjelaskan pihaknya belum memiliki tanggal untuk diumumkan, dan hanya mengatakan bahwa perencanaan sedang berlangsung. Dia mengakui bagaimanapun pemanasan global akan menjadi salah satu isu dalam agenda. "Dalam rangka mengatasi perubahan iklim global, kita perlu memiliki kontributor terbesar dan emitter, termasuk Amerika Serikat, China mengambil langkah-langkah untuk mengatasi itu," kata Psaki. Lawatan juga akan dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan atas sengketa teritorial di Laut China Selatan dan Laut China Timur antara Beijing, Seoul dan Tokyo. Psaki mengatakan keamanan maritim akan, tentu saja, bagian dari pembahasan selama perjalanan Kerry, bersama dengan ancaman Korea Utara dan langkah-langkah yang ia merasa kita semua rasa, diperlukan untuk diambil. Ini akan menjadi perjalanan kedua Kerry ke Beijing sejak datang ia berpemerintan sejak Februari 2013. Dia terakhir mengunjungi ibu kota China pada April, dalam perjalanan yang juga membawanya ke Jepang dan Seoul. Ia juga pergi ke Indonesia pada bulan Oktober serta Brunei dan Malaysia. Dan pada Desember dia kembali ke Vietnam, di mana ia berjuang selama perang, dan melakukan peninjauan ke kota Tacloba, Filipina, setelah semuanya hancur oleh topan. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
