Logo Header Antaranews Sumbar

PM Sementara Thailand Seru Pemrotes Tak Blokir Pemungutan Suara

Sabtu, 1 Februari 2014 19:39 WIB
Image Print

Bangkok, (Antara/Xinhua-0ANA) - Perdana Menteri sementara Thailand Yingluck Shinawatra Jumat mengimbau pengunjuk rasa anti-pemerintah untuk tidak memblokir pemungutan suara selama pemilihan umum 2 Februari. Jika tidak, Thailand akan dipandang sebagai negara yang tidak demokratis, kata Yingluck seperti dikutip oleh surat kabar the Nation. Suthep Thaugsuban, pemimpin protes telah meminta massa pengunjuk rasa pada 2 Februari untuk benar-benar melumpuhkan ibu kota dan mencegah orang memberikan suara mereka. Dia telah bergerak di jalan-jalan Bangkok selama beberapa hari terakhir ini untuk mengajak orang-orang bergabung. Lebih dari 200.000 petugas polisi akan dikerahkan secara nasional pada pemilu untuk mempertahankan hukum dan ketertiban, menurut Asisten Kepala Kepolisian Nasional Amnart An-atngam. Selain itu, 7.000 tentara akan membantu polisi di daerah-daerah di mana keadaan darurat 60 hari telah diberlakukan sejak 22 Januari, kata Amnart. Setelah pemilu 2 Februari, pemilihan baru telah ditetapkan 23 Februari untuk sejumlah daerah pemilihan di mana pemungutan suara awal pada 26 Januari terganggu oleh para pengunjuk rasa. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026