Logo Header Antaranews Sumbar

Maybank Perluas Layanan dengan RCMS

Senin, 26 November 2012 08:53 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Maybank dari Malaysia yang merupakan grup perbankan keempat terbesar di ASEAN dari segi aset dan memiliki kantor perwakilan di Indonesia menambah pelayanannya kepada para nasabahnya dengan meluncurkan Regional Cash Management System (RCMS). Tambahan layanan transaksi ini dilakukan untuk memasuki pasar cash management Asia yang sedang berkembang pesat,demikian siaran pers Maybank yang diterima di Jakarta, Senin. RMCS, yang diluncurkan dengan platform berbasis web Maybank 2E, akan memungkinkan Maybank memenuhi kebutuhan nasabah global banking untuk transaksi regional di 10 negara ASEAN serta China dan Hong Kong. Sistem baru ini diperkenalkan di Singapura oleh Deputy President and Head, Global Wholesale Banking (GWB), Abdul Farid Alias bersama dengan Head, GWB Singapore, Lee Hong Khim dan Managing Director, Group Transaction Banking, John Wong. Farid mengatakan RCMS diluncurkan setelah melakukan studi yang mendalam mengenai kebutuhan nasabah regional bank itu khususnya dalam transaction banking dan trade finance segments. Farid menambahkan dengan pasar intra-ASEAN yang meningkat dan momentum pertumbuhan di Asia Pasifik, berbagai perusahaan termasuk perusahaan multinasional akan mendapatkan manfaat dari sistem cash management yang efektif dan efisien, tampilan real time dari posisi likuiditas mereka dan spectrum lengkap dari kapabilitas tradefinance dalam mengelola bisnis mereka dengan lebih baik. Ia mengatakan bank ini merupakan pemimpin Cash Management dan Transaction Banking di Malaysia. "Di Malaysia, kami memiliki pangsa pasar lebih dari 40 persen volume transaksi dan 37 persen nilai transaksi," katanya. "Di Singapura dan Indonesia, kami sebelumnya melayani nasabah di negara masing-masing, tetapi sekarang dengan sistem baru ini kami memiliki kemampuan untuk menawarkan kepada mereka manajemen yanglengkap akan kebutuhan cash management dan trade finance melalui satu platform untuk regional," kata tokoh Maybank itu. Tingkatkan efisiensi Farid menambahkan bahwa RCMS yang baru menawarkan kapabilitas baru kepada nasabah,meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko dan biaya. Selain memiliki aksesibilitas lintasbatas, sistem baru ini juga memiliki fitur yang telah ditingkatkan seperti kapabilitas multi bahasa dalam enam bahasa yakni Inggris, Bahasa Indonesia, bahasa Malaysia, China sederhana, China tradisional dan Jepang, serta kemampuan untuk mendukung semua mata uang utama. Sistem ini memungkinkan nasabah untuk mengecek posisi modal kerja dengan tampilan angka-angka penting melalui kalkulator otomatis yang membantu mereka menentukan posisi finansial mereka. RCMS dilengkapi dengan fitur keamanan yang memenuhi persyaratan yang sangat ketat dari bank sentral di regional, termasuk otentikasi dua-faktor untuk login dan otorisasi transaksi. Transmisi data melalui internet sepenuhnya telah dienkripsi. Fitur istimewa lainnya dalam platform baru RCMS adalah akses melalui portal Maybank Trade Finance "Trade-Connex" ke Trade Information Microsite. Microsite ini menyediakan informasi trade yang bermanfaat seperti persyaratan bea cukai, laporan bea cukai, kalkulasi bea cukai, kalender trade, daftar tugas, dan bahkan kegiatan trade. "Fasilitas baru ini akan membantu Maybank bergerak dari bank dengan kantor cabang fisik menjadi wholesale bank yang kuat, transaction bank untuk nasabah korporasi," jelas Farid. Farid juga mengatakan, RCMS, yang setara dengan sitem global terbaik, dapat memperkuat posisi Maybank di pasar cash management regional. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026