Logo Header Antaranews Sumbar

Prabowo perintahkan penanganan maksimal karhutla saat El Nino

Selasa, 11 Agustus 2026 09:31 WIB
Image Print
Menteri Sekertaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026). Menteri Sekertaris Negara Prasetyo Hadi menyerahkan tiga surat Presiden (Surpres) Prabowo Subianto ke DPR dan finalisasi Peraturan Presiden (Perpres) ojek online (Ojol) ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus serta koordinasi persiapan rangkaian HUT ke-81 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara maksimal dan terkoordinasi di tengah meningkatnya risiko kebakaran akibat kondisi kering dan penguatan El Nino.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, mengatakan Presiden memberikan arahan tersebut untuk mengantisipasi meluasnya karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

"Masa El Nino ini, masih banyak terjadi karhutla-karhutla di sebagian wilayah Indonesia. Beberapa yang sangat banyak jumlah titik api adalah di Kalimantan Barat dan di Kalimantan Tengah, dan yang cukup besar terjadi di Jawa Timur, di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," katanya.

Pemerintah, menurut Prasetyo, memberikan perhatian terhadap kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dengan memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, dan pengelola taman nasional.

Koordinasi dilakukan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Selain mengoptimalkan pemadaman darat, pemerintah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Prasetyo mengatakan pelaksanaan OMC bergantung pada kondisi atmosfer sehingga tidak dapat dilakukan di setiap wilayah terdampak karhutla.

Pemerintah juga menyiagakan armada udara, termasuk helikopter dan pesawat untuk melakukan pemadaman dari udara pada lokasi yang membutuhkan penanganan tersebut.

"Semua dimonitor, kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter, dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah Bapak Presiden tadi malam, hari ini semua kami koordinasikan," katanya.

BMKG menyatakan penguatan El Niño pada periode musim kemarau meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran selama kondisi cuaca kering.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026