
Vettel Cetak Sejarah Tiga Kali Juara Dunia

Sao Paulo, (ANTARA/AFP) - Sebastian Vettel menjadi peraih tiga kali juara dunia termuda Formula Satu saat dia selesai di urutan enam Grand Prix Brazil di belakang Jenson Button, Minggu. Pebalap Jerman tim Red Bull berusia 25 tahun itu menjalani balapan dramatis setelah sempat mengalami tabrakan dengan Williams Bruno di lap awal Sirkuit Interlagos, Brazil. Fernando Alonso dari Ferrari sebagai penantang terdekat Vettel selesai di peringkat dua tapi pencapaiannya tidak mampu mengejar lagi defisit 13 poin sebelum balapan. Vettel mampu memastikan gelar juara meski hanya mengumpulkan tiga angka usai balapan itu. Balapan diwarnai insiden kecelakaan Vettel meski mobilnya tidak mengalami kerusakan parah sehingga masih bisa melanjutkan balapan. "Kesempatan ini sangat spesial meski saya sempat mengalami tabrakan," kata Vettel. "Saya hanya berusaha kembali melaju. Kami selalu percaya mengenai kesempatan itu." "Saya ucapkan terima kasih kepada setiap orang di tim, pabrikan dan semuanya. Tak seorangpun merasa lebih penting bagi yang lainnya." Dia mengkui bahwa dia hanya berusaha menghindari siapa saja agar tidak bertabrakan lebih parah lagi. "Kami telah melakukan yang terbaik hingga memenangi titel ketiga," katanya. Vettel menjadi pemain yang mampu merebut tiga gelar F1 sama dengan pemcapaian pebalap Argentina Juan Manuel Fangio dan Michael Schumacher. Rekan setim Alonso, Felipe Massa mampu selesai di urutan tiga di depan Mark Webber asal Australia dan Nico Hulkenberg. "Pada awal balapan kami kehilangan komunikasi tapi Sebastian mampu tampil baik. Dia mengemudi dengan determinasi," kata rekan setim Horner. "Dia tidak pernah menyerah setelah mengalami masalah di lap pertama." "Balapan merupakan tekanan hebat bagi Vettel tapi dia dapat tenang. Fernando sebagai rival terdekatnya juga tampil baik," kata Horner. Pada akhirnya Vettel selesai di urutan enam, Schumacher tujuh dan Jean Eric Vergne delapan, disusul Kamui Kobayashi dan Kimi Raikkonen. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
