
Menkokesra akan Tinjau Korban Banjir Manado

Jakarta, (Antara) - Menteri koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono akan meninjau langsung kondisi korban pasca-banjir di sejumlah daerah di Silawesi Utara seperti Kota Manado, Tomohon, Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara. "Saya akan berangkat ke Manado pada Sabtu pagi," kata Agung Laksono kepada Antara di Jakarta, Kamis begitu mendarat dari China dalam rangka kunjungan kerja. Dia mengatakan, dirinya ingin melihat secara langsung situasi terkini pascabanjir di sejumlah wilayah tersebut. "Saya juga ingin melihat secara langsung upaya penanggulangan bencana yang dilakukan instansi terkait dan petugas di lapangan," katanya. Sementara itu, Agung menambahkan, berdasarkan laporan sementara yang dia terima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Manado, Sulawesi Utara, diketahui bahwa 2.000 warga mengungsi karena musibah banjir. Ribuan pengungsi tersebut adalah warga dari Kecataman Singkil, Tikala, Paal Dua, Bunaken Daratan, Wanea, dan Malalayang. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kata Agung, juga sudah mengirimkan bantuan dana dan logistik. Agung merinci, bantuan dari BNPB berupa dana, perahu karet, tenda untuk pengungsian, makanan, selimut, obat-obatan dan lain sebagainya. "Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk menanggulangi bencana banjir di Sulawesi Utara selama masa tanggap darurat," katanya. Sebelumnya akibat curah hujan tinggi selang beberapa terakhir, terjadi banjir dan tanah longsor pada Rabu (15/1) pada sejumlah daerah di Sulawesi Utara, seperti Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon. Banjir di Manado antara lain di Kelurahan Ranotana Weru, Tanjung Batu, Titiwungen Selatan, Sario, Paal Dua, Kampung Ternate, Dendengan Luar, Dendengan Dalam. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
