
Menkokesra akan Tinjau Kasus Kelaparan di Papua

Jakarta, (Antara) - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono akan bertolak ke Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, untuk meninjau langsung kasus kelaparan di Kampung Koosefo, Kampung Batde, dan Kampung Jok Bijoker. "Saya akan meninjau langsung kasus kelaparan di Papua," kata Menkokesra Agung Laksono di Jakarta, Selasa. Agung menjelaskan, peninjauan langsung tersebut ditujukan untuk emngetahui secara rinci kasus yang terjadi dan mencarikan solusi terbaik. Namun demikian, hingga saat ini Agung menyatakan menyetujui wacana Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat untuk merelokasi warganya yang berisiko kelaparan di Kampung Koosefo, Kampung Batde, dan Kampung Jok Bijoker. "Wacana sementara adalah relokasi dan pemenuhan jaringan infrastruktur, dan saya akan mendukung hal tersebut sepanjang itu mensejahterakan masyarakat setempat," katanya. Sementara itu, Agung juga menambahkan Bupati Tambrauw Gabriel Asem telah menemui dirinya untuk melaporkan kasus kelaparan yang terjadi. "Hingga saat ini kami masih terus melakukan koordinasi," kata Agung. Sementara itu, relokasi warga di tiga kampung tersebut merupakan wacana yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tambrauw terkait berita yang menyebut sebanyak 95 warganya meninggal akibat Gizi Buruk dan terserang penyakit sejak November 2012. Bupati Tambrauw Gabriel Asem, mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar. Dia menyebutkan jumlah korban meninggal menurut hasil pendataan di lapangan oleh dinas kesehatan setempat sebanyak 15 orang sejak Oktober 2012 dan berlangsung sampai sekarang. "Wabah terjadi di distrik Kwoor di Kampung Koosefo, Kampung Batde dan Kampung Jok Bijoker, yang merupakan daerah ketinggian dan cuaca dingin dengan korban yang meninggal kebanyakan anak-anak sejumlah 15 orang dari Oktober sampai sekarang dengan jenis penyakit gizi buruk," katanya. Gabriel menegaskan, jumlah warga yang tewas bukan 95 orang. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
