
Fraksi NasDem DPRD Agam minta Pemda optimalkan PAD

Lubuk Basung (ANTARA) - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat meminta pemerintah setempat untuk terus melakukan optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tetap memperhatikan kemampuan dan kondisi ekonomi masyarakat.
"Pemerintah daerah perlu melakukan optimalisasi peningkatan PAD," kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Agam Zelman di Lubuk Basung saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar Bupati Agam atas Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Agam tahun anggaran 2026, Kamis.
Ia mengatakan dalam upaya peningkatan PAD hendaknya tidak semata-mata melalui peningkatan tarif atau pungutan.
Tetapi diarahkan kepada peningkatan kepatuhan wajib pajak, retribusi, digitalisasi sistem pemungutan pajak dan pelayanan.
Setelah itu peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pengembangan potensi pariwisata.
"Kita meminta bupati agar melakukan evaluasi terhadap target pendapatan yang belum tercapai, menyusun langkah kongkrit untuk menutup potensi kehilangan pendapatan daerah," katanya.
Dalam belanja daerah, ia menekankan bahwa perubahan APBD jangan sampai hanya menjadi proses administrasi berupa pergeseran penyesuaian angka anggaran perubahan APBD.
Harus diarahkan kepada kegiatan yang benar-benar prioritas, serta memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dan dapat dilaksanakan secara efektif sampai akhir tahun.
"Belanja daerah lebih diarahkan kepada peningkatan kualitas pelayanan, mutu pendidikan, peningkatan jalan, jembatan, penguatan sektor pertanian dan usaha mikro kecil menengah, penanggulangan bencana dan peningkatan ekonomi masyarakat," katanya.
Sementara Sekretaris Daerah Agam Muhammad Lutfi AR menambahkan dari awal Pemkab Agam bertekad mengoptimalkan PAD secara maksimal dan meningkatkan target PAD.
"Sebelumnya target PAD hanya 205 miliar rupiah pada 2025 dan sekarang kita naikkan menjadi 219 miliar rupiah pada 2026," katanya.
Ia menambahkan upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan yang ada dan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penagihan.
"Upaya tersebut telah kita lakukan dan berharap target PAD bisa tercapai nantinya," katanya.
Perubahan APBD 2026 difokuskan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana melanda daerah itu dan kegiatan lainnya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
