Logo Header Antaranews Sumbar

100 Ribu Peserta Meriahkan Gerak Jalan Kerukunan

Jumat, 3 Januari 2014 11:37 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Kementerian Agama bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) melalui perhelatan akbar lomba gerak jalan kerukunan nasional dengan melibatkan 100 ribu peserta pada 5 Januari, yang akan dihadiri beberapa beberapa menteri. Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam H. Kamaruddin Amin, di Jakarta, Jumat menjelaskan peserta lomba sebanyak itu bakal memecahkan rekor Muri. Kamaruddin kepada pers menyebutkan kegiatan tersebut diselenggarakan berkaitan dengan pencanangan Hari Kerukunan Nasional yang bertepatan dengan kelahiran Kementerian Agama, 3 Januari 1946 silam. Hadir pada pertemuan tersebut Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat dan Kapala Pusat Informasi dan Humas Zubaidi. Sebelumnya pada Jumat pagi, jajaran kementerian tersebut menggelar upacara Hari Amal Bakti dengan inspektur upacara Wakil Menteri Agama. Bersamaan pada upacara itu,kepada beberapa karyawan Kementerian Agama diberikan lancana karya satia 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Terkait dengan Hari Kerukunan Nasional, Bahrul Hayat mengatakan, beberapa menteri dan pejabat lembaga negara diundang pada gerak jalan tersebut. Kementerian Agama menaruh perhatian besar terhadap kerukunan karena sebagai pengiat pengikat bangsa. "Ini kontribusi nyata dari kementerian," sambung Nasaruddin Umar. Untuk itu, lanjut Wamenag, pihaknya sangat berharap seluruh komunitas agama dan tokoh lintas agama ambil bagian dalam lomba gerak jalan tersebut. Menurut Kamaruddin selaku panitia penyelenggara, kegiatan lomba gerak jalan tersebut mengambil start dan finish di Silang Monas, dengan mengitari jalan MH Thamrin berputar di Hotel Indonesia (HI). Ini adalah "fun walk kerukunan" dengan peserta terbanyak. Bersamaan dengan kegiatan itu, juga dilakukan pameran kerukunan nasional dan edutainmen "Harmonis dalam Keberagaman". Band Wali akan meramaikan seluruh ranklaian kegiatan itu, jelas Kamaruddin. Sesditjen Pendis itu juga menjelaskan bahwa dalam rangkaian pencanangan hari kerukunan, dengan mengambil tema: Mengabdi dengan profesional dan Amanah, telah dilakukan beberapa kegiatan berupa penyerahan penghargaan apresiasi kepada para tokoh, kepala daerah, pensiunan, gudu, dosen, mahasiswa yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan. Juga diselenggarakan bakti sosial, pertandingan olahraga, perlombaan seni dan lomba kreativitas pegawai, gudu dan siswa, katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026