
Suriah Kecam Keinginan Turki Gelar Rudal di Perbatasan

Damaskus, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam permintaan Turki kepada NATO agar menggelar rudal Patriot di dekat perbatasan Turki dengan Suriah. Di dalam pernyataan kecaman pada Jumat, Kementerian Luar Negeri Suriah menganggap permintaan Turki sebagai "langkah provokatif" yang bertujuan menipu pendapat umum Turki bahwa ada ancaman yang datang dari Suriah. Pernyataan itu mengumandangkan sikap pemerintah Suriah bahwa "(Perdana Menteri Turki Recep Tayyip) Erdogan sebelumnya telah meningkatkan kehadiran pasukan Angkatan Daratanya di perbatasan dengan Suriah dan membuka wilayah Tukir buat pelatihan dan mempersenjatai ribuan pelaku teror Suriah dan non-Suriah serta menyelundupkan mereka melalui perbatasan ke dalam wilayah Suriah dengan tujuan menumpahkan darah orang Suriah". Kementerian tersebut menganggap pemerintah Turki bertanggungjawab atas militerisasi situasi di perbatasan dan meningkatkan ketegangan serta merusak kepentingan rakyat Suriah dan Turki, kata Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat malam. Kementerian itu menekankan kepada masyarakat Turki "tak ada alasan untuk cemas sebab Suriah menghormati kedaulatan wilayah Turki dan peduli pada kepentingan rakyat Turki". (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
