
Pemkab Dharmasraya pastikan keterseAdian lahan pembangunan gudang Bulog

Pulau Punjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) memastikan ketersediaan lahan untuk pembangunan gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah tim pusat meninjau rencana lokasi berapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pangan Dan Perikanan Dharmasraya, Hasto Kuncoro, di Pulau Punjung, Selasa, mengatakan pemerintah daerah telah menyerahkan lahan seluas 5.000 meter persegi ke perum Bulog.
Ia mengatakan Pemkab menyediakan lahan seluas 1,5 hektare di Jalan Lintas Sumatera Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru sebagai lokasi pembangunan Gedung Bulog di daerah itu.
Berdasarkan keterangan tim pusat, kata dia Bulog membutuhkan minimal lahan seluas 1,5 hektare untuk membangun gudang di Kabupaten Dharmasraya.
"Setengah hektare (5.000 meter persegi) sudah kita serahkan waktu kunjungan tim ke Dharmasraya, sementara satu hektare lagi masih dalam proses," katanya.
Ia mengatakan terkait anggaran dan pelaksanaan teknis yang dibutuhkan untuk pembangunan masih dalam proses perencanaan dari Bulog.
Namun, kata dia berdasarkan informasi dari Bulog pelaksanaan pembangunan gudang dengan kapasitas mencapai 3.500 ton itu baru dapat di mulai pada Agustus 2026 mendatang.
"Informasinya Agustus sudah mulai pembangunannya," katanya.
Ia mengatakan keberadaan gudang Bulog di Dharmasraya diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan, menyerap hasil pertanian masyarakat dengan harga yang wajar, dan memangkas rantai distribusi.
"Dharmasraya memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan adanya gudang Bulog di daerah kita ketersediaan stok pangan dapat lebih terjamin, dan hasil panen petani bisa terserap dengan baik," katanya.
Ia menambahkan gudang tersebut nantinya tidak hanya menyimpan beras hasil masyarakat, tetapi juga berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, telur, gula, dan bahan pangan penting lainnya.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
