
Agam tampilkan kesenian tarik kunjungan ke Museum Kelahiran Buya Hamka

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat bakal menampilkan berbagai kesenian di Meseum Kelahiran Buya Hamka untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut, sehingga kunjungan meningkat dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat setempat.
"Berbagai kesenian bakal ditampilkan berupa tambua tansa, randai dan lainnya di Museum Kelahiran Buya Hamka yang berada di pinggiran Danau Maninjau," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Andri didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Alfriandri di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengatakan kesenian tersebut bakal ditampilkan oleh kelompok seni di Kecamatan Tanjung Raya saat pengunjung sampai di lokasi tersebut.
Dengan kondisi itu, maka wisatawan merasa terhibur dan penampilan kesenian terkesan bagi pengunjung, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Setelah itu, mengadakan belajar bersama di Museum Kelahiran Buya Hamka bagi siswa TK, PAUD, SD dan lainnya.
"Belajar bersama itu dengan membawa siswa dari kabupaten maupun kota tetangga di Agam. Ini yang bakal kita lakukan dengan dukungan dana alokasi khusus sebesar 800 juta rupiah pada 2026, sehingga jumlah kunjungan meningkatkan nantinya," katanya.
Ia mengakui jumlah kunjungan wisatawan ke Museum Kelahiran Buya Hamka pada 2024 sebanyak 28 ribu dan pada 2025 hanya 23 ribu.
Kunjungan wisatawan berkurang dari tahun sebelumnya karena Agam sedang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Ditambah lokasi terparah berada menjelang museum tersebut mengakibatkan beberapa jembatan rusak.
"Lokasi bencana terparah di Kecamatan Tanjung Raya satu nagari atau desa adat dengan museum. Pengunjung paling banyak ke museum berasal dari Malaysia," katanya.
Kedepan, Pemkab Agam bakal membuat dermaga di depan museum tersebut untuk membawa pengunjung ke lokasi.
Lalu membuat mini teater di lokasi dermaga untuk menampilkan pertunjukan kesenian.
"Perencanaan dermaga dan mini teater itu sudah ada. Tinggal anggaran untuk pembangunan dengan jumlah cukup besar," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
